Wagub Riza Ungkap Akal Bulus RM Cafe Kelabui Petugas Satpol PP

Komaruddin Bagja, Sindonews · Jum'at 26 Februari 2021 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 338 2369036 wagub-riza-ungkap-akal-bulus-rm-cafe-kelabui-petugas-satpol-pp-tkwE6pvq2B.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA- Peristiwa penembakan oleh Bripka CS, anggota Polsek Kalideres kepada dua orang sipil dan satu orang anggota TNI AD, berbuntut penutupan permanen Raja Murah (RM) Cafe yang berada di Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membongkar siasat RM Cafe tetap buka saat PPKM Mikro Jakarta.

(Baca juga: Korban Penembakan Brutal di RM Cafe Ternyata Prajurit Elite TNI AD)

"Jadi memang kami dapat informasi ada tempat-tempat yang mencoba mensiasati PPKM mikro ini bagaimana caranya tutup jam 9, dia tutup dulu tuh, ketika razia-razia nanti mulai buka lagi jam 12 jam 11 menyiasati aparat," kata Wagub DKI Riza Patria di Balai Kota, Jumat (26/2/2021).

Ariza menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pengelola kafe tersebut. "Yang begini nanti kita beri sanksi yang lebih berat lagi berati punya niat yang tidak baik. Kami sudah perintahkan jajaran untuk melakuan pengecekan tentu kami memiliki keterbatasan aparat ," tambahnya.

Politikus Partai Gerindra itu meminta dukungan kepada masyarakat agar dapat melaporkan apabila ada kejadian serupa.

"Untuk itu kami mohon dukungan dari masyaakrat siapapun termausk teman-teman media tinggal di wa di SMS mau langusng pak gubernur wagub ke polisi wali kota, Satpol PP, siapa saja ke publik juga boleh difoto nanti kita akan tindak," sambungnya.

Jenis sanksi yang diberikan antara lain teguran hingga pencabutan izin usaha. "Bukan mengakui ada kafe yang mencoba mensisasti yang nakal-nakal begini harus diberi sanksi kalau yang sudah memyisaisti sanksinya harus lebih berat, enggak biasa biasa lagi sanksinya," tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, kafe Raja Murah tersebut sudah tiga kali melanggar protokol kesehatan saat pandemi Covid-19. Puncaknya, pelanggaran tersebut terlihat saat adanya kasus penembakan oleh oknum polisi Bripka CS yang menewaskan tiga orang di RM Cafe.

Selain itu, kafe tersebut tidak memiliki izin terdaftar dari pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) DKI Jakarta, hanya izin usaha mikro di Online Single Submission (OSS)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini