Polisi Tindak Aksi Kebut-kebutan di Jalan Sudirman

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 27 Februari 2021 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 338 2369211 polisi-tindak-aksi-kebut-kebutan-di-jalan-sudirman-ZptAY9nyux.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan, bakal menindak aksi kebut-kebutan yang terjadi di kawasan Jakarta ini, sebagaimana yang dilakukan pengendara motor gede berinisial HD. Dia kedapatan melakukan aksi kebut-kebutan di Jalan Jenderal Sudirman.

"Kami imbau masyarakat tidak melakukan aksi kebut-kebutan di jalanan karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya," ujar Kasat Pamwal Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono saat dikonfirmasi, Jumat (26/2/2021).

Menurutnya, salah satu lokasi yang kerap dipakai untuk aksi kebut-kebutan itu di sepanjang jalur Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin. Pasalnya, jalur itu menjadi spot menarik para rider untuk melakukan aksi tersebut lantaran jalurnyabyang panjang dan lurus.

"Apalagi di hari kerja saat malam hari, jalannya relatif lenggang dan menjadi potensi pengebutan. Meski begitu, petugas kami selalu ditempatkan dan melakukan patroli di titik-titik rawan pengebutan," tuturnya.

Dia menerangkan, polisi bakal menindak para pengendara yang melakukan aksi kebut-kebutan itu, salah satunya dengan tindakan penilangan sebagaimana yang dilakukan pengendara motor Suzuki GSX 150 berinisial HD. Dia kedapatan melakukan aksi kebut-kebutan di jalan itu hingga videonya pun menjadi viral di media sosial Twitter.

Baca Juga: Kebut-Kebutan di Ring 1, Rombongan Moge Dilumpuhkan Paspampres

"Jadi saat personel BM Sat Pamwal Ditlantas PMJ sedang melaksanakan Patroli sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Ipda Sandi yang saat itu berada di lingkar Semanggi atas melihat 3 motor sedang melakukan kebut-kebutan dari arah Bundaran HI menuju Selatan," jelasnya.

Alhasil, tambahnya, Ipda Sandi itu berusaha menghentikan kendaraan tersebut karena membahayakan pengendara jalan lainnya. Salah satu kendaraan yang berhasil diberhentikan itu berinisial HD dengan motor Suzuki GSX 150, saat dibawa ke Pos Pol Bundaran Senayan untuk dilakukan pemeriksaan, dia tak membawa dokumen kendaraannya berupa SIM dan STNK.

"Pelanggar motor, HD meminta pulang dahulu ke rumahnya mengambil STNK yang tertinggal, saat tiba lagi di Pos dia hanya membawa STNK sehingga dilakukan penindakan dengan tilang sesuai Pasal 297 Jo pasal 115 b (berbalapan dengan kendaraan lain dijalan) dan pasal 285 (1)Jo 106 (persyaratan teknis dan layak jalan)," katanya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini