Kapan Sekolah Tatap Muka di Kota Bogor Digelar? Ini Jawaban Disdik

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 03 Maret 2021 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 338 2371621 kapan-sekolah-tatap-muka-di-kota-bogor-digelar-ini-jawaban-disdik-bvUycAK3xU.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

BOGOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kapan dimulainya kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Karena itu, belum dipastikan kapan sekolah tatap muka di Kota Hujan bisa dilaksanakan.

"Persoalan PTM itu kebijakan pemerintah pusat. Kita gak bisa mengambil inisiatif untuk melakukan itu. PPKM aja tidak dicabut. Kan kalau tatap muka itu berkerumun, sementara pemerintah sendiri sekarang membatasi kegiatan masyarakat yang sifatnya berkerumun," kata Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi, kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Sejauh ini, pihaknya belum mengetahui atau informasi lebih lanjut terkait rencana kapan pembelajaran tatap muka dimulai. Yang pasti, Disdik Kota Bogor tengah mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada bulan Juni 2021 mendatang.

Baca Juga: Belum Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, DKI Ajak Masyarakat Pelajari Laman "Siap Belajar"

"Jadi untuk tatap muka kita tunggu keputusan dari pemerintah pusat. Kalau misal diperbolehkan, mekanismenya seperti apa, persiapannya seperti apa, kita belum tahu. Kita tidak bisa berinovasi mengambil kebijakan sendiri. Yang jelas PPDB akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal. Bulan Juni kurang lebih, kita lagi persiapan untuk itu," ungkap Hanafi.

Di samping itu, lanjut Hanafi, pihaknya juga sedang mempersiapkan proses vaksinasi covid-19 untuk para guru pada Selasa 9 Maret 2021. Termasuk juga bagi tenaga pengajar dan guru honorer di Kota Bogor.

"Vaksinasi guru rencana hari Kamis besok. Tapi karena ada kendala teknis kita berkoordinasi dengan Dinkes jadi untuk guru dan tenaga pengajar nanti di tanggal 9 Maret. Termasuk honorer dan sebagainya kita daftarkan. Sudah terdaftar terdahulu walaupun sudah pensiun atau kita daftarkan kemaren, hari ini pensiun, bisa (divaksin)," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini