Lawan Petugas saat Razia Masker, Pria yang Tak Percaya Covid-19 Dipolisikan

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Kamis 04 Maret 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 338 2372476 lawan-petugas-saat-razia-masker-pria-yang-tak-percaya-covid-19-dipolisikan-tKUyePXzqT.jpg Pria yang tak percaya adanya Covid-19 saat terkena razia masker (foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Kampung Rambutan, Jakarta Timur melaporkan seorang pria yang kabur saat terjaring razia masker, di Jalan Tanah Merdeka ke pihak Kepolisian sektor Ciracas. Sebelum kabur pria itu sempat beradu mulut dengan petugas.

Kasatpol PP Kampung Rambutan, Bronson Sitompul mengatakan, pria yang mengaku anak seorang TNI itu memaki petugas gabungan.

"Saya sudah koordinasi dengan kanit Binmas dan Kapolsek Ciracas untuk langkah selanjutnya membuat laporan," kata Bromson di lokasi, Kamis (4/3/2021).

Baca juga:  Terjaring Razia Masker, Pria Ini Tak Percaya Virus Covid-19

Menururt Bromson, dengan dalih memiliki keluarga seorang TNI pria itu menantang petugas yang sedang melakukan operasi razia masker.

"Kita sudah kasih pengarahan, tapi dia tetap berlaku arogan. Sampai menarik petugas untuk ikut ke motor," ujarnya.

 Baca juga: Total Denda Prokes di Jakarta Capai Rp5,7 Miliar

Dia menjelaskan, petugas yang menjalankan operasi razia masker tidak serta merta menindak pengendara yang melintas apabila tidak melanggar protokol kesehatan.

"Operasi tertib masker yang kita lakukan ini bagian dari program Jakarta bermasker yang dibantu TNI-Polri. Tadi juga bapak polisi dan Babinsa sudah memberi pengarahan, tapi pelaku melawan," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Ciracas Iptu Heru menuturka, tindakan melawan petugas yang dilakukan pria tersebut dapat diproses secara hukum.

"Terkait dengan melawan petugas bisa dikenakan pidana. Ketika petugas melaksanakan tugas dan melawan (pelaku) bisa dikenakan ancaman pidana (penjara) 1 tahun lebih," tuturnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini