Melihat Bocah Pademangan Berenang di Selokan Berlumpur Hitam Pekat, Ceria Namun Berbahaya

Yohannes Tobing, Sindonews · Jum'at 05 Maret 2021 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 338 2372576 melihat-bocah-pademangan-berenang-di-selokan-berlumpur-hitam-pekat-ceria-namun-berbahaya-RKexiUmcaM.jpg Sejumlah anak di Pademangan berenang di selokan berlumpur. (Foto: Yohannes T)

JAKARTA - Ketika terik matahari semakin surut, sekelompok anak terlihat sedang berkumpul di pinggir Jalan Mangga Dua Raya, wilayah Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (4/3/2021). 

Satu persatu anak tersebut mulai melompat dari pinggir jalan ke arah saluran air atau selokan yang berada di depan Ruko Grand Boutique. 

Meskipun selokan dengan luas sekitar 2 meter dan kedalaman tersebut penuh lumpur dan airnya berwarna hitam, keceriaan anak-anak itu tidak luntur.

Baca juga: Polisi Tangkap Bos Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Karyawati Perusahaan di Ancol

Sedikitnya ada delapan anak yang bermain di dalam air sambil mengempalkan lumpur yang menempel di selokan dan melemparnya ke teman sepermainannya. 

Foto: Yohannes T

Salah satu warga setempat, Dimin (55) mengatakan bahwa anak yang bermain di air kotor tersebut merupakan warga yang juga tinggal di daerah Pademangan. "Yang main anak Pademangan juga," jelasnya. 

Baca juga: Tak Berizin dan Timbulkan Kerumunan, Penginapan di Pademangan Jakut Disegel Satpol PP

Menurut Dimin, biasanya anak-anak mulai berkumpul di trotoar setiap sore. "Mereka biasanya rame-rame bermain di selokan tersebut dari pukul 16.00 sampai dengan 17.00 WIB," ucapnya. 

Sementara itu warga yang melintas, Maulana (26) khawatir melihat anak-anak berenang di selokan hitam. Apalagi, di tempat anak-anak bermain terdapat pipa kabel listrik. 

"Risih juga sih, cuma yah namanya anak-anak. Tapi bahaya juga di sini karena ada pipa yang beraliran listrik tinggi," ujar Maulana saat ditemui di lokasi.  

Ia mengungkapkan, dalam seminggu ini setiap kali dirinya melewati kawasan tersebut selalu menemui anak-anak sedang berenang di selokan tersebut.

"Setiap hari, sudah semingguan lihat anak-anak berenang, mungkin tidak ada tempat bermain lagi kali yah," tutupnya.

Kondisi ini harusnya jadi perhatian bagi keluarga dan juga pemerintah. Meskipun anak-anak terlihat ceria, namun perlu menjadi kesadaran bersama terkait kesehatan, keamanan dan fasilitas aman bermain bagi anak-anak.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini