KLB Deliserdang Abal-Abal, Demokrat Jakarta: Kezaliman Harus Dilawan!

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Minggu 07 Maret 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 338 2373744 klb-deliserdang-abal-abal-demokrat-jakarta-kezaliman-harus-dilawan-lbDh0oc8E2.jpg Kader Demokrat Jakarta lakukan aksi cap jempol darah (Foto: Okto Sindonews)

JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta menegaskan tidak mengakui Moeldoko sebagai Ketua Umum versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara. KLB Deliserdang dinilai abal-abal karena memiliki kepentingan untuk menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum yang sah.

Ketua Umum DPD Demokrat DKI Jakarta, Santoso mengatakan, KLB Deliserdang yang dilakukan oknum di lingkaran pemerintahan merupakan bentuk kezaliman. Dia menyebut, langkah itu menggambarkan ketidakadilan penguasa.

"Saya yakin bahwa kezaliman ini harus dilawan, kezaliman ini harus dihentikan. Bukan hanya kepada Partai Demokrat. Saya yakin civil sociaty dan partai-partai lain akan mendukung apa yang kami lakukan, baik dalam sisi hukum maupun politik," kata Santoso di Kantor DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: Singgung Demokrat & Berkarya Diambil, Gatot: Ngapain Capek-Capek Bikin Partai?

Bentuk perlawanan itu, sambung dia, dengan menggelar aksi cap jempol darah yang diikuti ratusan kader di lima wilayah di Ibu Kota. Santoso berharap, aksi ini dapat membuktikan kepada masyarakat bahwa kepengurusan Partai Demokrat yang sah berada di bawah kepemimpinan AHY.

Baca juga: Cerita Gatot Nurmantyo Tolak Tawaran Lengserkan AHY dari Demokrat

"Insya Allah perjuangan yang dilakukan oleh kader  Demokrat, khususnya di DKI Jakarta akan menggema dan akan membuktikan Partai Demokrat di bawah AHY adalah ketum yang sah," ujarnya.

Dia memastikan, tidak ada kader Demokrat DKI Jakarta yang mengikuti KLB tersebut. Meski demikian, ia mengakui adanya ajakan dan intimidasi dari oknum penyelenggara KLB Deliserdang.

"Alhamdulillah DPD DKI Jakarta solid mantap mendukung AHY dan tidak hadir dikongres abal-abal itu," ucapnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini