Bawa Bendera Ormas, Gerombolan Pria Bermotor Jarah Warung Rokok

Hasan Kurniawan, Okezone · Minggu 07 Maret 2021 23:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 338 2373900 bawa-bendera-ormas-gerombolan-pria-bermotor-jarah-warung-rokok-4zxehEMhOn.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TANGSEL - Seorang pria dilaporkan menjadi korban penganiayaan dan pembegalan, di Gang Anggrek, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tadi malam.

Satu unit motor RX King dikabarkan hilang dalam peristiwa itu. Diduga, pelaku penganiayaan dan pembegalan ini, sama dengan gerombolan yang melakukan pembakaran salah satu posko organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Setiabudi, Pondok Kacang Timur.

Baca juga:  Dua Pemuda Bercelurit Ditangkap di Danau Sunter

Fahri (22), salah seorang warga mengatakan, tidak lama setelah pembakaran posko, seorang pria minta tolong ke posko. Dia mengaku telah dianiaya di Gang Anggrek oleh gerombolan pria bermotor.

"Jadi selang berapa menit kejadian di sini, di Gang Anggrek ada kejadian. Katanya ada anak motor, dia diserang, motornya diambil RX King. Katanya lagi nongkrong di Gang Anggrek tiba-tiba diserang," kata Fahri, kepada Sindonews, Minggu (7/3/2021).

Baca juga:  Asyik Masyuk dengan Teman Wanitanya di Penginapan, Begal Sadis Tak Berdaya Dibekuk Polisi

Dilanjutkan dia, pelaku menggunakan lima motor dan tiap satu motor ada yang bonceng dua, hingga tiga orang. Dalam aksinya, kelompok pria tidak dikenal ini membawa-bawa bendera salah satu ormas.

"Katanya pelaku lima orang, bonceng tiga dan dua. Ya, dipukulin motornya lalu ditinggal. Dia kabur, pas balik lagi motornya sudah gak ada. Kalau dari pengakuannya, yang di Gang Anggrek itu membawa bendera diseret-seret, terus ditinggal," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi Gang Anggrek, tampak situasi kondusif. Tidak ada kerumunan orang maupun garis polisi. Warga di sekitar tampak beraktivitas normal seperti biasanya.

Salah satu seorang pedagang yang namanya minta dirahasiakan mengatakan, saat pulang kerja sekira jam 1 malam, dirinya sempat mendengar suara keributan. Namun, dia mengaku tidak berani melihat. Ternyata, mereka melakukan penjarahan rokok.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Sumiran membenarkan adanya peristiwa itu. Namun, pihaknya masih belum mengetahui apakah gerombolan di Gang Anggrek itu sama dengan yang melakukan pembakaran posko sebelumnya.

"Belum terdeteksi mas," pungkas Sumiran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini