5 Kios Samping Polsek Tanjung Priok Terbakar, Warga Sempat Dengar Ledakan

Yohannes Tobing, Sindonews · Senin 08 Maret 2021 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 338 2374119 5-kios-samping-polsek-tanjung-priok-terbakar-warga-sempat-dengar-ledakan-eKxIpDWHNo.jpg 5 kios terbakar di Tanjung Priok. (Foto: Yohannes T)

JAKARTA - Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Warakas Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (8/3/2021) pagi. Akibat kebaran ini, sebanyak lima kios di samping Mapolsek Tanjung Priok, hangus terbakar.

Salah satu warga setempat, Sutikno mengatakan, kebakaran terjadi saat ruko masih dalam keadaan tutup.

"Pas saya lihat kok ada asap di atap toko pulsa, enggak lama ada suara meledak, enggak begitu keras sih, itu dari meteran listrik kayaknya," kata Sutikno.

Menurut Sutikno, dengan epat api mulai berkobar di atap counter handphone. Pemilik toko panik dan mencoba menyelamatkan diri. Semenetara warga yang menyaksikan membantu mengeluarkan barang-barang.

Baca juga: Kapal Penumpang KM Fajar Mulia 8 Terbakar di Pelabuhan Rakyat Kota Sorong

"Lalu tidak lama, datang blambir (pemadam kebakaran). Sejam kemudian lah baru bisa pada tuh api. Alhamdulillah sih enggak ada korban," tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Hadi Suripto menuturkan bahwa kebakaran yang terjadi tadi pagi, berada di samping kanan, kurang lebih 25 meter dari Polsek.

"Kebakaran ini menyebabkan 5 kios terbakar, di antaranya counter HP dan toko penjual makanan burung," helas Hadi saat di Mapolsek Tanjung Priok.

Baca juga: Gara-Gara Tidur Ketika Masak, Satu Kos-kosan di Menteng Atas Ludes Terbakar

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu ruko atau counter handphone .

"Diduga dari counter handphone, dan korban nihil karena pas saat kejadian kios belum buka dan tidak ada penghuninya," ujar Hadi.

"Untuk polsek kita perlu antisipasi juga, kita persiapan apabila menjalar ke wilayah kita. Namun demikian anggota siap dikomando, membantu kebakaran dan mengamankan lokasi" sambungnya.

Adapun dalam peristiwa ini, Hadi mengatakan pihaknya masih menyelidiki dan memeriksa pemilik maupun saksi.

"Kerugian masih kami hitung lalu pemilik kios dan penyewa kios serta warga sekitar 6 orang, masih dalam proses pemeriksaan," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini