Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Antar Geng Motor yang Tewaskan Pemuda di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 08 Maret 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 338 2374310 polisi-tangkap-pelaku-tawuran-antar-geng-motor-yang-tewaskan-pemuda-di-bogor-Ml5h5YpJiQ.jpg Polres Bogor menyampaikan rilis mengenai kasus tawuran. (Foto : Okezone/Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR - Sejumlah pelaku tawuran antar geng motor di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam kejadian itu, satu orang meninggal dunia karena luka sabetan senjata tajam.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, aksi tawuran itu berawal saat korban berinisial RH (20) sedang menenggak minuman keras bersama kelompoknya di wilayah Tanah Sareal pada Minggu 21 Februari 2021. Tak lama, mendapat kabar akan ada penyerangan dari kelompok lain.

"Korban awalnya sedang minum-minuman keras dengan kelompoknya. Tidak lama mendapat kabar akan ada penyerangan dari kelompok lain," kata Susatyo, dalam keterangannya, Senin (8/3/2021).

Mendapat kabar tersebut, korban bersama kelompoknya bersiap menghadang kelompok tersebut dengan senjata tajam. Tak lama, kedua kelompok pun bertemu dan terlibat tawuran.

"Ketika tawuran korban terjatuh dan dikelilingi para pelaku. Korban dibacok kelompok lawannya di beberapa bagian tubuh korban," ucap Susatyo.

Nahas, korban yang mengalami luka parah akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 3 pelaku, yaitu MH (21), AH (22) dan DW (20).

"Dua pelaku lagi masih DPO (daftar pencarian orang)," ucapnya.

Baca Juga : Garang Bawa Celurit dan Golok, 10 Gangster Remaja di Tangerang Nangis Ditangkap Polisi

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara, Pasal 351 Ayat 3 KUHP ancaman maksimal 7 tahun penjara dan Pasal 358 Ayat 2 KUHP ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Puluhan Sajam Diamankan

Tidak hanya itu, polisi turut mengamankan beberapa pelaku tawuran lain dengan senjata tajam dari 5 titik di wilayah Kota Bogor. Dari tangan mereka, didapati 38 bilah senjata tajam berbagai jenis dan ukuran mulai dari pedang, parang dan cerulit.

"Upaya memberikan kenyamanan bagi warga Kota Bogor kami telah membentuk Tim Kujang untuk menekan tingginya angka kekerasan. Hasil operasi senyap kami, total 38 senjata tajam yang berhasil kami sita dari berbagai lokasi," ungkap Susatyo.

Ke depan, diharapkan aksi tawuran tidak kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. Jika masih ditemukan, polisi tidak segan untuk menindak tegas para pelaku.

Baca Juga : Diringkus, Anggota Geng Motor Pembacok Polisi Minta Maaf Sesali Perbuatan

"Kami imbau semua masyarakat baik perorangan atau kelompok tidak lagi melakukan kekerasan. TNI-Polri stakeholder akan tindak tegas semua yang melakukan kekerasan untuk menekan tingkat agresivitas agar Kota Bogor lebih nyaman," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini