6 Berkas Perkara Habib Rizieq Cs Sudah Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Selasa 09 Maret 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 338 2375168 6-berkas-perkara-habib-rizieq-cs-sudah-dilimpahkan-ke-pn-jakarta-timur-0C06bNOm6C.jpg Habib Rizieq. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Berkas perkara kasus kekarantinaan kesehatan yang menjerat pentolan eks ormas Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) memasuki babak baru. Berkas perkara kasusnya sudah dilimpahkan Kejaksaan Agung ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021).

Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) memutuskan perkara tindak pidana yang menjerat HRS diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, kasus yang menjerat HRS memiliki enam berkas dan seluruhnya dilimpahkan bersamaan.

"Telah melimpahkan enam berkas perkara tindak pidana kekarantinaan kesehatan atas nama terdakwa Mohammad Rizieq dkk (dan kawan-kawan)," kata Leonard dalam keteranganya di Jakarta Timur, Selasa (9/3/2021). 

Enam berkas tersebut yakni perkara pelanggaran tindak pidana kesehatan di Jalan KS. Tubun Petamburan Jakarta Pusat pada tanggal 13 November 2020 sebanyak dua berkas.

Satu berkas dengan terdakwa atas nama Rizieq, sementara satu berkas lainnya merupakan gabungan untuk terdakwa H. Haris Ubaidillah, terdakwa H. Ahmad Sabri Lubis.

Sementara terdakwa Ali Alwi Alatas bin Alwi Alatas, terdakwa Idrus Alias Idrus Al Habsyi, dan terdakwa Maman Suryad sudah ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka. 

Baca juga: Sidang Praperadilan Habib Rizieq Dilanjutkan Besok, Ini Agendanya

"Berkas perkara kasus yang terjadi di Rumah Sakit UMMI Jl. Empang Kota Bogor pada tanggal 27 November 2020 juga dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur," ujarnya.

Selanjutnya beekas perkara terkait kasus tes swab Habib Rizieq di RS Ummi Bogor. Dalam berkas tersebut ditetapkan tiga terdakwa yakni Rizieq, dr. Andi Tatat, dan Muhammad Hanif Alatas.

Terakhir berkas perkara kasus tindak pidana karantina kesehatan yang menimbulkan kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Bogor pada tanggal 13 November 2020.

Baca juga: Sidang Gugatan Praperadilan, Saksi: Penahanan Habib Rizieq Terlalu Politis dan Dramatis

Menurut Leonard ini dalam kasus ini Rizieq merupakan terdakwa tunggal. "Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, maka proses selanjutnya adalah pemeriksaan persidangan yang akan ditetapkan oleh Majelis Hakim tetang hari sidang pertama," tuturnya. 

Kasus pertama kerumunan di Petamburan Rizieq disangkakan pasal pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Sementara di kasus yang sama tersangka HU, MS, AAA, ASL, dan IAH disangkakan melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Dalam perkara kerumunan Megamendung, Rizieq disangka melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Pasal 216 KUHP.

Kemudian dalam perkara tes swab di RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab serta AA dan MHA disangkakan melanggar Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 216 KUHP jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 KUHP. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini