Putus Cinta, Pria di Tangerang Nekat Lempar Bom Molotov ke Rumah Mantan Pacar

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 09 Maret 2021 21:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 338 2375186 putus-cinta-pria-di-tangerang-nekat-lempar-bom-molotov-ke-rumah-mantan-pacar-saFG8Cksvs.jpg Rumah terbakar diduga karena bom molotov (Foto: Instagram)

TANGERANG - Aksi nekat seorang pria melempar bom molotov ke salah satu rumah warga di Perumahan Sari Bumi Indah, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, terekam kamera CCTV warga.

Tampak dalam rekaman CCTV yang diunggah akun Instagram @abouttng, Selasa (9/3/2021), seorang pria memakai helm ojek online berada di depan rumah warga. Kemudian, dirinya langsung menyalakan api dan melempar bom molotov tersebut ke dalam rumah. Seketika api membesar dan menghanguskan bagian depan rumah.

Baca juga: Pelempar Bom Molotov ke Masjid Al-Istiqomah Cengkareng Dirujuk ke Psikiater

Dalam unggahan video itu, tertulis kutipan dari adik si pemilik rumah. Katanya, pelaku pelempar bom molotov itu merupakan pacar dari kakaknya. Pelaku, lanjut dia, tak terima hubungan pacarannya diputuskan oleh sang kakak.

Baca juga: Detik-Detik Pelaku Lemparkan Bom Molotov ke Masjid di Cengkareng

Unggahan ini kontan menimbulkan reaksi warganet. Diantaranya dari akun @titarukmitasari. Dari komentarnya, tampak dia mengetahui peristiwa itu.

"Jadi melek dari jam 02.30 WIB. Ngeri banget lihat apinya. Alhamdulillah-nya gak ada angin. Padahal matiin apinya cuma pakai selang, diangkut pakai ember. Alhamdulillah padam," tulisnya.

Terkait adanya peristiwa kebakaran itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Bencana BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengamini. Dia mengatakan, kebakaran berlangsung sangat cepat, 20 menit.

"Informasi dari anak-anak gak ada, jadi hanya bagian luar dan kamar depan saja yang terbakar," kata dia.

Saat ditanya penyebab terjadinya kebakaran, dirinya mengaku tidak mengetahuinya. Termasuk dugaan karena dilempar bom molotov oleh seseorang. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah mulai membesar.

"Justru itu, anak-anak juga tanya penyebabnya apa. Tahu-tahu ada api saja. Saya nggak lihat CCTV, kita hanya sampai situ. Itu tugas kepolisian. Kondisinya pecah berantakan, jendela pada pecah. Kan bagian depan. Memang api tidak wajar," sambungnya.

Dalam peristiwa tersebut, pihaknya menerjunkan dua mobil pemadam kebakaran dengan jumlah personel sebanyak delapan orang. Dalam tempo 20 api pun berhasil dipadamkan dan petugas kembali pulang.

Sementara itu, kasus kebakaran terjadi di wilayah hukum Polres Tangsel. Hingga berita ini ditulis, petugas kepolisian dari Polres Tangsel masih belum ada konfirmasi. Saat dihubungi, Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin belum memberikan jawaban.

Dari foto yang diunggah @abouttng, tampak polisi sudah ke lokasi kebakaran dan memasang garis polisi.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini