Libur Isra Mikraj, Petugas Putar Balik Ratusan Kendaraan di Jalur Puncak

Haryudi, Koran SI · Kamis 11 Maret 2021 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 338 2376160 libur-isra-mikraj-petugas-putar-balik-ratusan-kendaraan-di-jalur-puncak-SnwN49lxCo.jpg Kendaraan di Pucak diputar balik. (Foto: Istimewa)

BOGOR - Hari pertama libur panjang Isra Mikraj, sebanyak 280 kendaraan mengarah ke Puncak diputar balik di Simpang Gadog, Kamis (11/3/2021). Petugas gabungan Satpol PP, kepolisian, dan TNI menggelar razia protokol kesehatan di Simpang Gadog, sejak pukul 08.00 WIB.

Setiap kendaraan pribadi yang melintas diperiksa, mulai dari penggunaan masker hingga surat negatif antigen. Selama lebih dari satu jam, terjaring 280 kendaraan yang tidak memiliki dilengkapi surat negatif dan terpaksa diminta putar balik.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana ditemui di lokasi menuturkan, kegiatan razia protokol kesehatan dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 di lokasi-lokasi wisata. Hal itu sesuai dengan ketentuan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mirko hingga 22 Maret 2021.

Baca juga: Isra Mikraj di Tengah Pandemi, Wamenag: Jadikan Sholat Bekal Menanggulangi Covid-19

"Sesuai ketentuan, bagi wisatawan masih diharuskan membawa surat negatif antigen. Sekitar satu jam, terjaring 280 kendaraan dan sebagian besar kendaraan plat B," papar Iman.

Berdasarkan pantauan, setiap kendaraan diminta berhenti dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satpol PP didampingi polisi dan TNI. Setiap kendaraan yang lolos penyaringan akan diberikan stiker hijau. Sedangkan, tanda stiker merah artinya kendaraan diputar balik.

Sedangkan, arus lalu lintas kendaraan dari arah Bogor/Jakarta menuju Puncak terpantau ramai lancar. Tidak ada antrean kendaraan dari Gerbang Tol Gadog. Antrean kendaraan hanya terpantau di Simpang Gadog saat pemeriksaan protokol kesehatan.

Baca juga: Isra Miraj, Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Ikhtiar agar Pandemi Segera Berakhir

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Dicky Pranata menuturkan, sejauh ini lalu lintas mengarah Puncak masih terpantau ramai lancar.

"Rekayasa satu arah (one way) belum dilakukan. Hari ini sifatnya situasional, kita melihat kondisi di lapangan," tambah Dicky.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini