Gunakan Pistol Mainan saat Beraksi, Komplotan Curanmor di Tebet Ditangkap

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 12 Maret 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 338 2376717 gunakan-pistol-mainan-saat-beraksi-komplotan-curanmor-di-tebet-ditangkap-Pk8EOIO5zC.jpg Polsek Tebet rilis penangkapan komplotan spesialis curanmor. (Foto : MNC Portal Indonesia/Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA - Polsek Tebet menangkap 4 pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepeda motor. Dalam aksinya, mereka menggunakan kunci letter T dan membawa senjata api yang dimodifikasi dari korek api atau pistol mainan.

Empat pelaku itu adalah SN (42) dan A (39) yang berperan sebagai pelaku pencurian serta MR (19) dan AT (22) yang menjadi penadah.

Kapolsek Tebet, Kompol Budi Cahyono menyebutkan, awal mula penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat. Seorang warga bernama Robertus kehilangan sepeda motor Satria FU di kediamannya di Jalan Casablanca I, Menteng Dalam pada 3 Maret 2021.

Kemudian kejadian berikutnya tersangka SN di Jalan Al Barkah Manggarai Selatan hendak mencuri helm milik seseorang yang memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan. Namun, warga dan anggota kepolisian yang sedang melakukan patroli menggagalkan aksinya.

"Bermula dari ada salah satu tersangka berinisial SN diamankan saat hendak mencuri helm tersebut setelah kita geledah ada kunci letter T, korek api berbentuk senjata api atau pistol mainan. Setelah diinterogasi dia melakukan pencurian sepeda motor," kata Budi Cahyono, Jumat (12/3/2021) di Mapolsek Tebet.

Barang bukti yang diamankan adalah satu Honda Beat warna putih, satu Yamaha Fino warna hitam, dan satu Yamaha Mio Soul warna merah. Selain itu, didapatkan kunci letter T dan dua senpi korek api.

Baca Juga : Curi Motor di Parkiran, Pasangan Suami Istri Ini Diringkus Polisi

"Pencurian sepeda motor menggunakan letter T merusak kunci kontak sepeda motor yang diparkir sembarangan di pinggir jalan, kost-kostan, dan permukiman," ujar Budi Cahyono.

Kapolsek menyebutkan, sepeda motor dijual dengan harga Rp1,5-2 juta untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Adapun satu sepeda motor Suzuki Satria sudah dijual pelaku kepada penadah IL yang saat ini masih dalam pengejaran.

"Selama 15 kali melakukan aksinya pada 2020-2021 dilakukan di sekitar wilayah Manggarai dan Menteng Dalam. 3 orang merupakan warga Manggarai Selatan dan 1 orang Manggarai Utara. Senjata api itu hanya untuk menakut-nakuti korban," jelas Budi Cahyono.

Komplotan ini, kata dia, beraksi pada dini hari hari dari jam 02.00 - 04.30 WIB.

Baca Juga : Satroni Kosan, Maling Gasak 3 Motor Kurang dari 30 Menit

"Imbauan kepada masyarakat di Tebet dan Jakarta Selatan agar berhati-hati saat parkir sepeda motor, karena pelaku ranmor banyak mencari kelengahan, dikunci ganda. Dipastikan ada pengawas atau CCTV. Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun," tutur Budi Cahyono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini