Covid-19 Masih Tinggi, Wisatawan Kepulauan Seribu Wajib Rapid Test Antigen

Yohannes Tobing, Sindonews · Jum'at 12 Maret 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 338 2376864 covid-19-masih-tinggi-wisatawan-kepulauan-seribu-wajib-rapid-test-antigen-K1ESqdl9EW.jpg Foto: Yohannes

JAKARTA - Kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu masih tergolong tinggi sejak awal 2021. Mengantisipasi hal tersebut, Polres Kepulauan Seribu tengah memperketat protokol kesehatan bagi masyarakat dan wisatawan.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu mengatakan, pihaknya mewajibkan para wisatawan mengikuti rapid test antigen.

"Sekarang kita kedepankan semuanya (warga dan wisatawan) rapid dan antigen," kata Eko saat dikonfirmasi pada Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Update Corona 12 Maret 2021 : Kasus Aktif Covid-19 Capai 140.451

Menurut Eko, pemberlakuan ini dilakukan sejak angka kasus positif pada 23 Januari sempat meninggi hingga mencapai 150 kasus.

Padahal di tahun lalu, kata Eko, wilayahnya sempat tanpa kasus. "Kita rapatkan bersama dengan bupati dan tenaga kesehatan, lalu kita perketat dengan cara swab antigen yang mau masuk," ucapnya.

Baca juga: Kabar Baik, 6 Pasien Varian Baru Corona B117 di Indonesia Sudah Sembuh

Jika ada wisatawan terdeteksi reaktif, pihaknya akan menyarankan untuk isolasi menuju Wisma Atlet.

"Dari pemkab menyiapkan beberapa tempat, di hotel isalah satunya. Jadi enggak bisa masuk pulau, langsung kita cegah. Di dermaga keberangkatan dan kedatangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Puji Astuti mengatakan, banyak wisatawan yang memanfaatkan libur panjang mengunjungi Kepulauan Seribu.

"Rinciannya dari dermaga Marina Ancol 217 orang, dermaga Kaliadem sebanyak 230 orang dan dari dermaga Rawasaban Tangerang 27 orang," kata Puji.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Puji mengatakan pihaknya bersama petugas gabungan tiga pilar melakukan pemantauan dengan memperketat pengawasan, dan rapid test antigen di dermaga

"Pengawasan tetap dilakukan bersama instansi terkait," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini