Lokasi Proyek Pemicu Bentrok Ormas di Tangsel Disegel

Hambali, Okezone · Minggu 14 Maret 2021 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 338 2377544 lokasi-proyek-pemicu-bentrok-ormas-di-tangsel-disegel-eGAzbRVwVH.jpg Lokasi proyek yang memicu bentrokan ormas di Tangsel disegel, Minggu (14/3/2021) (Foto: Hambali)

TANGSEL - Petugas Satpol PP menyegel sebuah lokasi proyek di Jalan Graha Raya Boulevard, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (14/3/2021). Penyegelan dilakukan buntut terjadinya bentrokan ormas.

Area proyek itu masih berbentuk tanah lapang yang sedang dalam pengurukan. Luas lahannya sekira 1 hektare, persis berada di seberang minimarket, dan tak jauh dari komplek Pusdiklantas Polri.

Nampak di lokasi terdapat 2 unit alat berat backhoe yang tengah beroperasi. Petugas Satpol PP yang juga dibantu pihak kepolisian langsung memanggil para pekerja, dan meminta pengurukan dihentikan karena belum memiliki izin.

Baca Juga:  Ormas Bentrok di Tangsel, Lalu Lintas Graha Raya Boulevard Ditutup

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, menerangkan, jika proyek tersebut disegel karena belum memiliki izin. "Kita melakukan penyegelan, terkait dengan rencana tempat usaha yang diindikasikan dan ditemukan di lapangan belum bisa menunjukkan bukti-bukti izin operasionalnya," katanya di lokasi.

Proyek di Tangsel disegel 

Dijelaskan Sapta, area proyek tersebut juga telah memancing keributan antar Ormas yang terjadi pada Sabtu 13 Maret 2021 kemarin. Oleh karena itu, pihaknya bakal menutup semua kegiatan proyek dan memanggil pengelola dan pemiliknya.

"Maka atas peristiwa kemarin yang menimbulkan kegaduhan di tempat ini, maka Satpol PP melanjutkan penindakan dengan tegas terkait tempat usaha ini. Jadi dia sudah melakukan kegiatan sebelum memiliki izin operasional," tegasnya.

Baca Juga:  Bentrok Ormas di Tangsel, Pos Diserang hingga 2 Bocah Luka Bacok

Sebelumnya, bentrok antar massa Ormas terjadi di Jalan Boulevard Graha Raya seberang Transmart Paku Jaya. Massa dari kelompok Ormas berbeda semula berdemonstrasi meminta pengelola proyek menampung aspirasi mereka, namun upaya itu justru menyulut keributan dengan massa Ormas FBR yang telah lebih dulu menguasai proyek tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini