Polisi Bebaskan Remaja Penyayat Leher Perawat di Bandara Soetta, Ini Alasannya

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 16 Maret 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 338 2378704 polisi-bebaskan-remaja-penyayat-leher-perawat-di-bandara-soetta-ini-alasannya-cyYRomS7JP.jpg Tersangka kasus penganiayaan terhadap perawat di Bandara Soetta, dibebaskan. (Foto: Isty Maulida)

TANGERANG - Polisi membebaskan RA (19), tersangka yang menyayat leher seorang perawat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Jumat (22/2/2021). Tersangka dibebaskan dengan alasan menderita gangguan jiwa berat.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho menjelaskan, tersangka dipastikan mengalami gangguan jiwa setelah menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan Grogol, selama 15 hari. Hasilnya menyatakan bahwa tersangka membutuhkan perawatan khusus.

"Divisum et repertum psikitarium, hasilnya tersangka mengalami gangguan jiwa berat yang memerlukan perawatan berkelanjutan," ucap Alexander, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Sering Pukuli Orang Tua, Pemuda Ini Hidupnya Memprihatinkan

Alasan tersebut membuat polisi akhirnya membebaskan tersangka dari jerat hukum. Tersangka dikembalikan ke keluarganya untuk diawasi secara ketat. Penyidik juga akan melakukan gelar perkara untuk mencapai kepastian hukum dari perkara ini.

Sementara itu, korban Deri Winanto juga telah mencabut laporan polisi. "Kalau terganggu kejiwaannya, melalui mekanisme gelar perkara akan dihentikan penyidikan sekaligus mewujudkan transparansi berkeadilan dalam Presisi Bapak Kapolri. Untuk korban sudah mencabut laporan," ujarnya.

Baca juga: Pemotor yang Tewas Dilempar Puing oleh Orang Gangguan Jiwa Ternyata Hendak Menikah

Sebelumnya, Deri menjadi korban penyayatan leher di area parkir mobil Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (27/2/2021) dini hari. Korban disayat menggunakan pisau cukur oleh RA yang tak lain adalah orang yang pernah dia rawat beberapa bulan lalu di Pusat Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkotika Yayasan Dhira Suman Tritoha di Serang, Banten.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini