6 Tahun Beraksi, Ini Peran 7 Anggota Sindikat Pemalsu Buku Nikah

Yohannes Tobing, Sindonews · Selasa 16 Maret 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 338 2378819 6-tahun-beraksi-ini-peran-7-anggota-sindikat-pemalsu-buku-nikah-dy6l0dvSix.jpg Polisi tangkap 7 anggota sindikat pembuat buku nikah palsu. (Foto: Yohannes T)

JAKARTA - Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara meringkus sindikat pembuat buku nikah palsu yang telah beraksi sejak 2015. Kapolrestro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, sindikat ini beranggotakan 7 orang dengan peran masing-masing.

Ketujuh pelaku tersebut yakni S, AH, A, K, Y, SM, dan BS. Mereka ada yang berperan sebagai joki, pembuat blanko buku nikah, penyedia blangko, hingga pengetik blangko.

"Jadi peran mereka ada yang sebagai pihak yang menerima pesanan dari konsumen atau pembeli yang ingin membuat buku nikah," kata Guruh di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (16/3/2021).

Guruh menjelaskan, pelaku S, AH, dan A memiliki peran sebagai penerima pesanan dari pelanggan. Kemudian, pelaku K memiliki percetakan di wilayah Subang dan Y berperan menghubungi K untuk mencetak buku nikah palsu sesuai pesanan.

Baca juga: Kasus Dugaan Pemalsuan Akte Perusahaan, Bareskrim Polri Tangkap 3 Tersangka

Adapun yang berperan sebagai pengetik blangko buku nikah adalah pelaku BS. Cara kerjanya, BS membeli buku nikah dari tersangka S dan mengisi data-data sesuai yang pelanggan mau.

"Pelaku BS ini sebagai master joki yaitu menampung pesanan dari konsumen dan mengetik blangko kosong nikah sesuai dengan calon pengantin," ucap Guruh.

Baca juga: Gunakan Rapid Antigen Palsu, 18 Calon Penumpang Diamankan Polisi di Bandara

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan 80 buku nikah palsu, 2.850 sampul buku nikah palsu, mesin pemotong kertas, hingga mesin cetak.

"Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen. Mereka terancam hukuman 6 tahun penjara," tutup Guruh.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini