Share

Rumah Tinggal di Perumahan Mekar Asri Tangerang Digerebek Polisi, Ternyata Pabrik Ekstasi

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 17 Maret 2021 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 338 2379058 rumah-tinggal-di-perumahan-mekar-asri-tangerang-digerebek-polisi-ternyata-pabrik-ekstasi-XEZqK7WH9x.jpg Ilustrasi pabrik narkoba.(Foto:Dok Okezone)

TANGERANG - Polres Kota Tangerang menggerebek sebuah rumah di kawasan Perumahan Mekar Asri, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (16/3/2021) malam. Polisi menggerebek rumah tersebut, lantaran digunakan sebagai lokasi pembuatan obat-obatan terlarang berupa pil ekstasi.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 18.30 WIB setelah petugas mengintai target.

Polisi pun lalu mendapati target membuang bungkusan dari dalam mobil yang dia kendarai. Bungkusan tersebut rupanya berisi ratusan pil ekstasi dan langsung diamankan petugas.

Baca Juga: Oknum Perwira Polisi Meninggal Usai Ditangkap dalam Kasus Narkoba

"Kita lihat target buang bungkusan plastik dan ternyata isinya pil ekstasi sebanyak 200 butir dan dari sana kita amankan satu orang inisial SA," katanya, pada Rabu (17/3/2021).

Dari keterangan pelaku, petugas lalu mendapati informasi bahwa ada sebuah rumah yang dijadikan pabrik barang haram tersebut. Polisi pun langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan satu orang pelaku inisial MK serta dua orang wanita, yang sampai saat ini masih diselidiki keterlibatan mereka.

Baca Juga: Ikut Suami Jualan Sabu, Mamah Muda Ditangkap

"Ada tiga orang yang kami amankan, 2 orang masih kita dalami keterlibatan mereka," lanjut Wahyu.

Sementara, dari hasil penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan 1.850 pil siap edar dengan bahan-bahan untuk memproduksi pil.

"Ada ribuan pil siap edar, ada juga bahan-bahan produksi seperti alkohol, lalu bubuk-bubuk tertentu yang masih akan kita selidiki," ungkapnya.

Saat ini, pelaku yang diamankan polisi akan digiring ke Mapolres Kota Tangerang dan disangkakan Pasal 112 ayat 2 KUHP tentang penyalahgunaan narkotika dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini