Gawat! Pasien Covid-19 B117 Kota Bogor Lolos Screening dan Pergi ke Afrika

Haryudi, Koran SI · Rabu 17 Maret 2021 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 338 2379418 gawat-pasien-covid-19-b117-kota-bogor-lolos-screening-dan-pergi-ke-afrika-UDIKOyP9dK.jpg Ilustrasi: Okezone

BOGOR – Seorang pasien terinfeksi mutasi virus baru Covid-19 dari Inggris atau B117 sudah kembali ke luar negeri. Diduga pasien itu lolos screening (penjaringan kesehatan) yang hasilnya baru keluar 13 Maret dan pasien sudah pergi sejak 1 Maret 2021.

(Baca juga: Tembok Beton Haji Ruli Roboh, Warga: Alhamdulillah Bisa Mengaji Kembali)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan kronologi terpaparnya pasien laki-laki ketika tiba di Bogor hingga kembali pergi ke Afrika.

"Jadi pasien itu tinggal dan bekerja di Afrika dan beralamat di Kota Bogor," kata Retno begitu biasa disapa Sri Nowo Retno, Rabu (17/3/2021).

(Baca juga: Heboh! Video Syur di Hotel Bogor, Pemeran Wanita Mengejutkan)

Namun akhir Januari, pasien kembali ke Indonesia dan tiba di Jakarta pada 1 Februari 2021. Sesuai dengan ketentuan orang yang berpergian ke luar negeri, saat itu pasien menjalani isolasi di Wisma Atlet, Jakarta. Di Jakarta pasien menjalani tes PCR dan dinyatakan positif Covid-19.

Pasien masuk dalam kategori positif orang tanpa gejala. Pada bersamaan, pasien juga dilakukan secara acak tes B117 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Balitbangkes. Usai 10 hari di Wisma Atlet, pasien menjalani PCR tes, dinyatakan negatif dan kembali ke Kota Bogor.

"Setelah dua kali tes PCR, pasien dinyatakan negatif. Pasien pun kembali ke Afrika pada 1 Maret, sedangkan Kemenkes baru mengetahui hasil positif 13 Maret, dan 15 Maret tim Kemenkes baru melakukan penelusuran ke Kota Bogor dan pasinya sudah tidak ada," tambah Retno.

Kota Bogor langsung melakukan pengawasan kepada 16 orang yang mempunyai riwayat kontak erat. Kemenkes pun sudah melakukan pengambilan sampel untuk mengetahui paparan B117 kepada orang yang kontak erat.

Retno menjelaskan, bila merujuk penanganan dan penyembuhan Covid-19 dan B117 mempunyai kesamaan. Ia pun menduga, saat pasien kembali ke bertugas ke Afrika sudah dalam keadaan negatif B117.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini