Pengedar Sabu Tewas Usai Terjatuh saat Pengembangan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 19 Maret 2021 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 338 2380735 pengedar-sabu-tewas-usai-terjatuh-saat-pengembangan-MmovU5kvXL.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BOGOR - Seorang pengedar sabu berinisial M, tewas saat proses pengembangan oleh polisi di wilayah Kabupaten Bogor. Sabu-sabu milik tersangka telah disebar ke puluhan titik dengan sistem tempel.

Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Candra mengatakan, kejadian bermula saat tersangka berhasil diamankan di Jalan Yasmin, Kota Bogor beberapa waktu lalu.

"Awal mula kami mendapatkan informasi M sebagai pengedar narkoba jenis sabu berada di parkiran mall di wilayah Cibinong menggunakan motor. Kami lakukan pengejaran sampai ke Yasmin," kata Candra dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021).

Baca juga:  Polisi Tangkap 2 Kurir Sabu Milik Napi di Pelabuhan Tanjung Priok

Setelah diamankan, tersangka mengaku menyimpan narkoba jenis sabu sebanyak 150 gram. Rupanya, sabu-sabu itu sudah disebar ke-20 titik berbeda di sepanjang jalan mulai dari Jalan Galuga Kecamatan Cibungbulang sampai Kecamatan Nanggung.

"Kami membawa tersangka ke rumahnya di Kecamatan Leuwisadeng untuk memberitahu keluarganya dan penggeledahan. Tapi, di rumahmya tidak ditemukan barang bukti," jelas Candra.

 Baca juga: BNN Sumut Musnahkan 8,49 Kg Sabu

Pada saat penggeledahan tersebut, masyarakat sudah berkumpul di sekitar rumah tersangka. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan masyarakat yang berkumpul.

"Agar warga mengetahui bahwa yang membawa tersangka ini anggota polisi. Tersangka langsung kami bawa ke dalam mobil," ungkapnya.

Polisi bergegas menuju puluhan titik sabu yang sudah disebar pelaku dengan sistem tempel. Namun, saat menuju titik ke-16, pelaku mulai tidak korperatif.

"Sesuai petunjuk dari galeri handphone tersangka sampai dititik ke 15 jumlah sabu yang ditemukan sebesar 5,4 gram. Tersangka sempat mengelabui petugas diputarkan ke wilayah Cigudeg dan saat pencarian ke titik 16, tidak korperatif menunjukan barang bukti hingga mencoba kabur," bebernya.

Dalam keadaan tangan terborgol ke belakang, pelaku lari hingga akhirnya terjatuh dan pingsan. Kemudian, tersangka M yang kembali ditangkap dibawa ke Satnarkoba Polrses Bogor untuk pengobatan.

"Setelah siuman dan sadarkan diri dilakukan pemeriksaan tapi tersangka pingsan lagi," tambahnya.

Petugas akhirnya membawa tersangka ke RS Polri Kramatjati, Jakarta. Namun, tersangka dinyatakan telah meninggal dunia oleh rumah sakit.

"Oleh tim dibawa ke Rumah Sakit Kramatjati dan dinyatakan meninggal dunia. Kemudian rumah sakit melakukan visum terhadap tersangka," tutup Candra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini