Mampir ke Warung Mie Aceh, Anies Salut dengan Pemuda Berani dan Tak Lembek

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Sabtu 20 Maret 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 20 338 2381113 mampir-ke-warung-mie-aceh-anies-salut-dengan-pemuda-berani-dan-tak-lembek-zuEZ4BMsDq.JPG Foto: Istimewa

JAKARTA - Berkemeja biru telor asin, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencoba mampir ke warung mie aceh, Jaly Jaly, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2021) malam tadi.

Hal itu terlihat saat orang nomer satu jakarta ini mempostingnya melalui akun media sosial, twitter, facebook, dan instagram. Dalam postingannya, Anies terlihat lahap memakan.

“Mie Aceh memang enak. Bumbu rempahnya berani: terlihat warna rempahnya dan begitu dimakan serasa ada sengatan nikmat rempah Nusantara. Satu lagi, ukuran mienya tidak basa-basi: besar dan liat. 🙂,” tulisnya dalam caption.

Dalam media sosial, Anies mengaku sudah lama tak makan Mie Aceh. Karena itu, begitu melintas dan melihat warung Aceh saat perjalanan pulang dari kegiatan di kawasan Mampang dirinya mampir.

“Spontan saja tertarik dan minta pengemudi untuk mampir. Jadi mobil putar balik, lalu kita berhenti dan semua mampir,” katanya.

Warung Mie Aceh Jaly-Jaly, seperti dituturkan Anies merupakan warung pinggir jalan. Warung itu tidak besar dan kecil, protokol kesehatan diterapkan disana.

Dengan memberikan jaga jarak di tempat makan warung serta semua yang bekerja bermasker.

“Padahal area masaknya panas dan lembab. Salut!,” tegas Anies.

Warung jaly jaly sendiri memang sudah terkenal di dunia maya. Banyak warga net yang memberikan penilain sangat tinggi terhadap warung yang telah berdiri delapan tahun itu.

“Itulah pengalaman semalam. Mampir secara acak dan spontan di sebuah warung kecil di Jalan Ampera Raya. Di sana menemukan Mie Aceh yang amat enak dan menemukan lagi anak-anak muda yang tangguh, ulet dan ceria,” tutupnya.

Juru masak dan semua yang bekerja melayani adalah anak-anak muda asal Bireuen, Aceh. Mereka merantau ke Jakarta dan menemukan kesempatan usaha mie Aceh ini.

Saat beristirahat usai dagang, mereka kemudian menyingkirkan meja dan kursi. Lahan kosong lalu dialasi dan menjdi tempat tidur. Paginya, mereka berjalan ke pasar minggu membeli bahan bahan masakan dan bersiap kembali dagang sejak pukul 10 pagi.

“Inilah wajah anak-anak muda ulet, tangguh dan tanpa tanda lembek, loyo. Mereka adalah contoh anak-anak muda yang merantau untuk berjuang, mereka jalani kesempatan dengan keseriusan dan dalam keceriaan,” tambahnya.

Anies menyebut, anak tangguh seperti inilah yang membuat masyarakat optimis bahwa masa depan bangsa kita ini insyaAllah kita bisa lebih cerah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini