Kapal Nelayan Tenggelam di Teluk Jakarta karena Mesin Mati dan Dihantam Ombak

Komaruddin Bagja, Sindonews · Minggu 21 Maret 2021 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 21 338 2381589 kapal-nelayan-di-teluk-jakarta-tenggelam-karena-mesin-mati-dan-dihantam-ombak-XfIhEnYtTZ.jpeg TNI AL evakuasi penumpang kapal nelayan yang tenggelam di Teluk Jakarta. (Foto : Ist)

JAKARTA - TNI AL mengevakuasi kapal nelayan tenggelam akibat dihantam ombak di Perairan Pondok Dayung, pada Minggu (21/3/2021) siang.

Kepala Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Kadislambair) Koarmada I, Kolonel Laut (T) Wahyudin Arif yang langsung memimpin upaya pencarian korban mengatakan,

sekitar pukul 12.15 WIB tadi kapal nelayan yang baru kembali dari laut mengalami kecelakaan di saat memasuki break water dermaga Sunda sisi utara.

"Kecelakaan terjadi akibat mesin kapal yang tiba-tiba mati lalu dihantam ombak yang mengakibatkan kapal tersebut menghantam break water hingga terjadi kebocoran dan tenggelam," kata Wahyudin kepada wartawan, Minggu (21/3/2021).

Menanggapi kejadian tersebut, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid mengatakan, kejadian kapal tenggelam yang mengalami kecelakaan laut tidak jauh dari dermaga Sunda Pondok Dayung tempat TNI AL berada.

"Dketahui oleh personel TNI AL yang sedang berjaga lantas langsung ditindaklanjuti dengan menuju lokasi kejadian. Saat itu Personel Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I lantas mengevakuasi para korban laka laut dengan menggunakan 2 perahu karet dan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat)," ujarnya.

Baca Juga : Identitas Korban Kapal Tenggelam di Teluk Jakarta

Proses evakuasi berjalan sekitar dua jam dikarenakan situasi perairan dermaga Sunda Pondok Dayung cukup berombak dan angin cukup kencang.

"Dari 16 orang penumpang termasuk nakhoda Heri Samsul (42), 13 di antaranya dapat diselamatkan dan tiga orang lainnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia akibat kelelahan mengambang di tengah laut dan tidak dapat berenang, 1 korban mengalami sesak nafas langsung dievakuasi menuju rumah sakit Koja dan 12 korban selamat diperiksa kondisi kesehatannya oleh Dinas Kesehatan di atas KRI Teluk Celukan Bawang," tuturnya.

Baca Juga : Keluarga Korban Kapal Tenggelam Berdatangan ke Dermaga Sunda Pondok Dayung

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Koja Jakarta Utara untuk menerima pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Sementara tiga korban meninggal, yaitu Tjungseng Engun (47), Gunawam Law (36), dan Yahya Suryadi (44) dievakuasi ke RSCM untuk divisum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini