Aksi Prajurit TNI AL Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Pondok Dayung

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Minggu 21 Maret 2021 21:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 21 338 2381612 aksi-prajurit-tni-al-evakuasi-korban-kapal-tenggelam-di-perairan-pondok-dayung-s8S7vMRAEm.jpg Foto: Dispen Koarmabar I

JAKARTA - Sebanyak 13 orang berhasil diselamatkan dari kapal nelayan tenggelam di Perairan Pondok Dayung, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021) siang.

Kepala Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Kadislambair) Koarmada I, Kolonel Laut (T) Wahyudin Arif yang langsung memimpin upaya pencarian korban mengatakan, sekitar pukul 12.15 WIB tadi, kapal nelayan yang baru kembali dari laut mengalami kecelakaan saat memasuki break water Dermaga Sunda sisi utara. 

"Kecelakaan terjadi akibat mesin kapal yang tiba-tiba mati, kapal lalu dihantam ombak yang mengakibatkan kapal tersebut menghantam break water, hingga terjadi kebocoran dan tenggelam," sebut Kolonel Wahyudin dalam keterangan tertulis yang diterima MPI, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Teluk Jakarta karena Mesin Mati dan Dihantam Ombak

Menanggapi kejadian tersebut, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K menyatakan, kecelakaan terjadi tidak jauh dari dermaga Sunda Pondok Dayung tempat TNI AL. Personel TNI AL yang sedang berjaga langsung menuju lokasi kejadian.  

Foto: Istimewa

Saat itu Personel Dp Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I lantas mengevakuasi para korban laka laut, menggunakan 2 Perahu Karet dan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat). 

Baca juga: Identitas Korban Kapal Tenggelam di Teluk Jakarta

Proses evakuasi berjalan sekitar dua jam dikarenakan situasi perairan dermaga Sunda Pondok Dayung cukup berombak dan angin cukup kencang.

Dari 16 Orang penumpang, termasuk Nakhoda Heri Samsul (42), 13 Orang di antaranya dapat diselamatkan dan tiga orang lainnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia akibat kelelahan mengambang di tengah laut dan tidak dapat berenang 

“1 korban mengalami sesak nafas langsung di evakuasi menuju rumah sakit Koja dan 12 korb selamat diperiksa kondisi kesehatannya oleh Dinas Kesehatan di atas KRI Teluk Celukan Bawang," pungkasnya.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD K Jakarta Utara untuk menerima pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan tiga korban meninggal Tjungseng Engun (47), Gunawam Law (36) dan Y Suryadi (44), ketiganya warga Jakarta akan di evakuasi ke RSCM utk dilaksanakan visum et repertum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini