Penangkapan Terduga Teroris di Islamic Village Tangerang, Warga Panik Mengira Bom

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 24 Maret 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 338 2383419 penangkapan-terduga-teroris-di-islamic-village-tangerang-warga-panik-mengira-bom-5XdP2pGkR9.jpg Ilustrasi (Foto : Antara)

TANGERANG – Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris di perumahan elite, Islamic Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Warga sekitar awalnya mengira ada bom di lingkungan mereka.

Safira, salah seorang warga sekitar mengatakan, saat terjadi penggerebekan di rumah nomor 55, Jalan Komari 2, dirinya sedang berada di kantor. Lokasi kantor tempatnya bekerja tepat berada di depan rumah terduga teroris yang digerebek Densus 88.

"Saya juga kurang tahu si, makanya itu ada apa kok ada bawa senjata. Kirain ada bom atau apa. Duh, banyak banget, 30-an (orang) kali ya," katanya, kepada wartawan, di Kelapa Dua, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Densus 88 Sita 31 Kotak Amal dari Terduga Teroris di Sumut

Dijelaskan dia, warga di perumahan elite ini agak tertutup dengan dunia luar. Sehingga, tidak mengetahui aktivitas satu sama lain. Sejak 2017 lalu dirinya bekerja di kantor notaris depan rumah terduga teroris. Selama itu mereka tidak pernah saling mengobrol.

"Saya kerja di sini sejak 2017, dia sudah ada. Sudah lama. Sekeluarga. Saya kurang tahu (jumlah anggota keluarganya). Dia soalnya ada pembantu juga, enggak tahu itu anaknya. Di sini mah sepi banget. Kalau ada meninggal doang baru ramai," ujarnya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Tangerang

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono membenarkan adanya terduga teroris yang diciduk di wilayah hukumnya, di Perumahan Islamic Village, Kelapa Dua, Tangerang, sekira pukul 07.00 WIB.

"Memang tadi pagi kami diperintahkan melakukan pengamanan di area. Penanganan itu ditangani langsung oleh Mabes Polri. Sehingga, hal-hal lain kami tidak bisa menjelaskan," tambah Muharram.

Dilanjutkan dia, dalam penangkapan itu, pihaknya hanya membantu pengamanan. Bahkan dia tidak melihat secara jelas apa saja yang diamankan dan dibawa.

"Kami tidak melihat secara jelas, tetapi tadi memang ada yang diamankan. Ya, kemungkinan besar itu memang diduga pelaku terorisme. Tugas kami sebagai satuan kewilayahan, hanya memback-up untuk pengamanan area saja," pungkas Kapolsek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini