Polisi Bakal Amankan Simpatisan Habib Rizieq jika Datang ke PN Jaktim

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 25 Maret 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 338 2383844 polisi-bakal-amankan-simpatisan-habib-rizieq-jika-datang-ke-pn-jaktim-j1vIbDAvGk.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Pihak kepolisian akan membubarkan dan mengamankan massa pendukung Habib Rizieq Shihab, yang masih nekat melakukan aksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (26/3/2021) besok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan untuk massa yang datang ke PN Jakarta Timur dihimbau untuk membubarkan diri. Namun apabila ada yang bertahan dan melakukan provokasi pada massa lainnya pihak kepolisian bisa mengamankan pihak tersebut.

"Himbauan sebaiknya para pendukungnya tidak usah datang ke sana. Nanti malah melanggar protokol kesehatan. Mari kita ikuti proses hukum saja yang ada. Kalau masih nekat datang ke lokasi PN Jakarta Timur ya tentunya kita amankan. Karena kita sudah menghimbau," ujar Yusri Yunus, Kamis (25/3/2021) siang usai konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Baca juga:  Besok Sidang Habib Rizieq Offline, 1.985 Personel Gabungan Dikerahkan

Ia menyebutkan, jumlah personel yang akan mengamankan persidangan di PN Jakarta Timur ditambah 585 personel dari sebelumnya 1.400 personel pada Selasa (23/3/2021) menjadi 1.985 personel pada Jumat (26/3/2021).

"Kekuatan yang kita siapkan 1.985 personel gabungan, dengan adanya kegiatan sidang offline Rizieq Shihab," kata Yusri Yunus.

Baca juga:  Kuasa Hukum & Simpatisan Habib Rizieq Wajib Patuhi Prokes saat Sidang, jika Tidak...

Pihak kepolisian menghimbau agar pendukung Rizieq Shihab agar tidak menimbulkan kerumunan yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Sebagaimana diketahui Rizieq Shihab dijerat terkait tindak pidana kekarantinaan kesehatan dengan tiga agenda perkara yakni 221 (kerumunan Petamburan), 226 (kerumunan Megamendung), dan 225 (hasil swab RS Ummi Bogor).

Penyidik Bareskrim Polri menjerat Rizieq Shihab dengan pasal 160 KUHP dan UU Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini