Polisi Tangkap Penyebar Video Syur Artis Gabriella Larasati

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 25 Maret 2021 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 338 2383847 polisi-tangkap-penyebar-video-syur-artis-gabriella-larasati-nQfGghGWio.jpg Polda Metro Jaya merilis penangkapan penyebar video syur artis Gabriella Larasati (Foto: Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menciduk seorang pria yang mengedit video syur viral artis pendatang baru, Gabriella Larasati (GL). Pelaku juga melakukan pemerasan terhadap GL.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis (25/3/2021).

"Kita sudah mengamankan dua orang pelaku karena menyebarkan video porno atau video asusila yang dilaporkan saudari GL dan sudah diproses di Polres Jakarta Barat," ujar Yusri Yunus.

Baca Juga:  Usai Adegan Syur Hotel Bogor, Kini Muncul Video ABG Mesum Jilid II

GL kemudian membuat laporan kembali di Polda Metro Jaya pada 11 Februari 2021 lalu. Kasus yang dilaporkan yakni adanya ancaman pemerasan dari salah satu akun kepada GL terkait video asusila tersebut.

"Kalau Anda tidak ingin viral, saya membutuhkan uang, saya akan hapus video ini kalau sudah dibayar. Tapi kalau tidak akan saya sebarkan. Tim penyidik kemudian melakukan profiling terhadap pemilik akun @Yudi.S03 yang merupakan pemilik akun dengan inisial YS (22) diamankan Sabtu kemarin, 20 Maret 2021 dan sudah kita tahan," tambah Yusri Yunus.

Pengakuan dari YS yang berasal dari Medan Sumatera Utara dirinya iseng-iseng saja. YS mengaku belum meminta uang dengan nominal tertentu kepada GL.

"Untuk proses dua laporan GL di Jakarta Barat yang menyebar di media sosial dua orang pelaku (NK dan MSA) sudah diamankan sedang berproses kasusnya, dan yang di Polda Metro Jaya ada kembali pemerasan oleh YS," tambah Yusri Yunus.

Baca Juga:  Sejoli Pemeran Video Syur di Hotel Bogor Hasilkan Rp19 Juta Selama Produksi

YS mengambil video GL dari media sosial yang sama, kemudian diedit, dicrop, dan kemudian mengirimkan ke akun media sosial milik GL. YS dijerat dengan Pasal 27 junto Pasal 45 UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini