Anies Makan di Warung Pecel Lele: Ada Anak 14 Tahun Serius Bekerja

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 26 Maret 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 338 2384331 anies-makan-di-warung-pecel-lele-ada-anak-14-tahun-serius-bekerja-Fl8DggZvaO.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di warung pecel lele (Foto : Isntagram/@aniesbaswedan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bercerita saat dirinya makan malam di sebuah warung pecel lele di bilangan Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Anies salut dengan seorang bocah yang membantu usaha keluarganya itu.

"Di sebuah warung Pecel Lele, seorang anak usia 14-an tahun serius bekerja. Dia terampil bergerak dari satu tugas ke tugas lain. Memotong sayur-sayuran, menyeduh teh, menyiapkan nasi, ataupun mencuci piring-gelas kotor. Anak ini lincah, tangkas dan ceria," tulis Anies seperti dikutip dari postingan instagram miliknya @aniesbaswedan, Jumat (26/3/2021).

Anies melanjutkan, ia ingin berdiskusi dengan bocah yang membantu orang tuanya itu. Namun keinginan itu sedikit tertunda lantaran warung pecel lele itu tampak ramai pelanggan.

"Saya panggil dia dan sampaikan, 'Kalau sudah selesai bantu-bantu, nanti ke sini lagi ya.' Tapi dia lama tidak balik, rupanya dia nonstop bekerja. Di warung ini pengemudi ojek datang silih berganti mengambil pesanan. Pantas saja pekerjaan tidak pernah berhenti," lanjutnya.

Tak lama, bocah 14 tahun itu pun datang mengahampiri Anies dan memperkenalkan diri. "Saya selesai makan, baru dia datang. Dia tak canggung, menjawab dengan fasih. Namanya: Muhammad Fahri Husaini Arrosi, panggilannya Rosi," kata Anies

Kepada Anies, Rosi bercerita bahwa ditengah kesibukanya dirinya tetap menjalankan kegiatan sekolah meskipun secara online. Ia juga bercerita kalau suatu saat dirinya ingim menjadi seorang pengusaha.

"Saat siswa kelas 8 ini ditanya kapan belajarnya, 'Kalau pagi,' soalnya sekolahnya masuk siang dan sekarang kan online.” Rupanya mereka pilih sekolah siang supaya di pagi hari bisa istirahat dan belajar. 'Saya mau jadi pengusaha, Pak,' jawabnya cepat saat ditanya cita-citanya. Mimpinya jelas," ujar Anies.

Baca Juga : Sejarah Gedung Pusdikpal: Tempat Laundry Tentara Belanda sampai Pabrik Kecap

Anies memuji kesederhanaan bisnis keluarga ini. Pendatang dari Brebes Jawa Tengah itu tetap menjalankan protokol kesehatan saat berdagang.

"Semua tertib bermasker walau areal penggorengan itu lembab dan panas. Keluarga ini sederhana, tapi mereka tangguh. Terlihat bahwa sesungguhnya Pak Agus itu pendidik yang hebat. Dia sedang mendidik anaknya menjadi ulet, terampil dan bersahaja," ujarnya.

Anies mengatakan, Ibu dan Ayah Rosi tengah menumbuhkan generasi baru yang hebat untuk putranya. Membuat warungnya sebagai ruang pendidikan dan perluasan wawasannya. "Mereka latih anaknya untuk kalahkan kantuk dan lelah, menata satu persatu bata untuk bangunan masa depan yang lebih baik," kata dia.

"Yang kami temukan bukan cuma pecel lele yang enak sekali, tapi juga satu keluarga pejuang, keluarga pendidik," tambahnya.

Anies melanjutkan jakarta adalah kota yang dipenuhi dengan orang tangguh. "Negeri ini memang produsen pekerja keras. Orangtua yang dalam kesederhanaanya -dan tanpa disadarinya- sedang mendidik anak-anaknya jadi pribadi hebat.

"Kita doakan Rosi, serta jutaan Rosi lain di kota ini dan bangsa ini, makin tangguh ditempa dan kelak jadi pribadi membanggakan bagi ibunya, bagi ayahnya dan bagi kita semua," kata Anies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini