Polisi Gunakan Traffic Accident Analysis Ungkap Tabrak Lari di Kelapa Gading

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 26 Maret 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 338 2384503 polisi-gunakan-traffic-accident-analysis-ungkap-tabrak-lari-di-kelapa-gading-AUiMgquqyc.jpg Polisi gelar olah TKP kecelakaan di Kelapa Gading. (Foto : MNC Portal Indonesia/Carlos Roy Fajarta)

JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya menyebutkan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tabrak lari pejalan kaki di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Metode itu digunakan salah satunya untuk mengetahui kecepatan mobil melaju.

"Mudah-mudahan dengan TAA ini kita juga segera dapat mengungkap kecepatan dari kendaraan Mercy hitam tersebut saat sebelum dan terjadi kecelakaan lalu lintas," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jalan Kelapa Cengkir Raya, Kelapa Gading Timur, Kota Jakarta Utara.

Dari metode TAA polisi kemudian mencocokkan kembali posisi-posisi awal dan posisi-posisi akhir baik tiga korban pejalan kaki maupun kendaraan Mercedes Benz yang dikemudikan MRK (21).

"Kita cek ulang kembali posisi akhirnya untuk memudahkan pada saat scanning dari alat TAA ini. Ini juga akan membantu dalam hal pembuatan sketch TKP terjadinya kecelakaan," tutur Sambodo Purnomo Yogo.

Baca Juga : Polisi Kantongi Identitas Pelaku Tabrak Lari Tiga Pejalan Kaki di Kelapa Gading

Sama seperti kecelakaan pesepeda tertabrak mobil di Bundaran Hotel Indonesia (HI), hasil analisis TAA pada kecelakaan tabrak lari pejalan kaki di Kelapa Gading untuk menambah keyakinan penyidik terkait perkara kecelakaan lalu lintas dan meyakinkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat kasus memasuki proses peradilan.

Sebagaimana diketahui, MRK (21) pengemudi mobil Mercedes Benz dengan nomor plat B 2388 RFQ menabrak tiga L orang pejalan kaki di Jalan Kelapa Cengkir Raya, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Minggu (21/3/2021) sekitar pukul 06.17 WIB.

Korban ada tiga orang yakni dua orang dewasa yang merupakan ayah dan ibu mengalami luka ringan, sedangkan seorang anak J (9) mengalami luka parah pendarahan pada bagian kepala.

Baca Juga : Polisi Gelar Olah TKP Tabrak Lari Pejalan Kaki di Kelapa Gading

MRK sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 10 juta. Hal ini ditambah Pasal 312 dengan ancaman hukuman pidana penjara 3 tahun atau denda Rp 75 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini