Polisi Gadungan Beraksi di Jakarta, Pacari 3 Wanita & Tipu Korban Rp18 Juta

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 26 Maret 2021 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 338 2384651 polisi-gadungan-beraksi-di-jakarta-pacari-3-wanita-tipu-korban-rp18-juta-0eQ2toHQBn.jpg Barang bukti penangkapan polisi gadungan. (Foto: Roy Fajarta)

JAKARTA - Polisi gadungan ditangkap Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. JM, mengaku polisi berpangkat Iptu, berdinas di Papua dan sedang menjalankan tugas rahasia di Jakarta. Selain mengenakan pakaian dinas lengkap, pelaku JM juga membawa senjata airsoft gun.

Saat itu JM bertemu dengan seorang korban di RS Dharmais Jakarta Barat. Korban yang sedang mengantarkan saudaranya untuk berobat kemudian bertemu dengan JM yang mengenakan pakaian dinas kepolisian dan sempat berbincang.

Baca juga: Jadi Polisi Gadungan, 3 Pria Ini Rampas HP dan Motor Orang

"JM ngobrol dengan korban, mengeluh dia ada masalah sedikit. Sehingga dia butuh satu dana karena kendaraannya di gadaikan. Korban yang merasa iba dan hendak berniat menolong JM dan mentransfer uang sejumlah Rp18 juta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Setelah cukup lama ditagih oleh korban, pelaku tidak kunjung mengembalikan uang Rp18 juta tersebut. Korban yang merasa tertipu kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Viral Aksi Polisi Gadungan Terbongkar saat Tilang Anggota TNI

Tersangka diamankan pada 18 Maret 2021 lalu dengan barang bukti baju seragam polisi, airsoft gun tipe glock beserta gas softgun dan satu pak gotri. Tersangka mengaku beli dari Pasar Senen dan lewat online.

Yusri mengungkapkan, pelaku memiliki keinginan menjadi polisi namun tidak kesampaian. Ia juga sudah berupaya mengikuti pendidikan kepolisian. Pelaku disebut memacari tiga orang perempuan.

"Polisi gadungan ini sudah beroperasi di mana-mana. Ada beberapa wanita yang didekati, dipacari. Mereka (perempuan yang diperdaya tersangka), mau karena JM ini berpangkat Iptu, mengaku ada tugas khusus di Jakarta," kata Yusri.

Atas perbuatannya JM dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 4 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini