Share

Pengacara Ogah Tanggapi Bentrokan Simpatisan Habib Rizieq dengan Polisi

MNC Portal, · Sabtu 27 Maret 2021 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 338 2384838 pengacara-ogah-tanggapi-bentrokan-simpatisan-habib-rizieq-dengan-polisi-VRPax4aQMO.jpg Alamsyah Hanafiah (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Pengacara Habib Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah ogah mengomentari bentrok antara simpatisan Rizieq dengan pihak kepolisian di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Saya nggak tahu, saya nggak melihat. Jadi saya nggak bisa komentar," kata Alamsyah, Sabtu (27/3/2021)

Alamsyah mengatakan bukan kapasitasnya terkait memberikan imbauan kepada simpatisan Rizieq untuk tidak datang ke PN Jaktim. Dia menyebut tugasnya hanyalah membela mantan Imam Besar FPI itu.

Baca juga: Bima Arya: Jika Dipanggil untuk Jelaskan Kasus Habib Rizieq, Saya Siap

"Soal simpatisan Habib Rizieq, kita kan tak bisa melarang dan tak tidak menyuruh. Karena itu bukan kapasitas kami. Karena yang mereka bersimpati itukan ke Habib Rizieq, bukan saya. Kalau kita tugasnya hanya membela di pengadilan," sambungnya.

Baca juga: Kronologi Kerumunan di Bogor, Habib Rizieq: Markaz Syariah Adalah Rumah Saya

Seperti pemberitan sembelumnya, massa simpatisan Rizieq Shihab terlibat bentrok dengan pihak kepolisian di depan PN Jaktim.

Berdasarkan pantauan MNC Portal di lokasi, kericuhan terjadi saat anggota kepolisian yang berjaga di depan gerbang masuk pengadilan berusaha mendorong mundur massa. Sebab, dari awal polisi sudah menekankan untuk tidak berkerumun dan tetap patuhi protokol kesehatan.

Awalnya para simpatisan Rizieq melantunkan sholawat dari arah Wali Kota Jakarta Timur sekitar pukul 13.15 WIB. Kemudian mereka mencoba mendekat ke arah pintu masuk yang dijaga barikade polisi.

Dari atas mobil 'raisa', seorang polisi mengingatkan massa untuk tidak mendekat ke depan pagar PN Jaktim.

"Kepada ibu-ibu yang bersholawat untuk bergeser ke tempat lain," seru Polisi menggunakan pengeras suara di mobil 'raisa'. Namun, seruan polisi tersebut dihiraukan simpatisan Rizieq, mereka tetap berusaha untuk mendekat. Polisi pun berusaha mendorong mereka untuk mundur, hingga terjadi adu mulut antara polisi dan massa.

Saat adu mulut terjadi, kondisi mulai memanas hingga salah satu polisi berteriak meminta rekan-rekannya untuk menangkap simpatisan Rizieq.

"Masukin mobil, masukin mobil," teriak salah seorang polisi.

Setidaknya ada sekitar tiga orang yang berhasil diamankan polisi dan langsung diangkut menggunakan mobil truk Polres Metro Jakarta Timur. Namun, terakhir diketahui ketika orang itu berhasil meloloskan diri, karena mobil yang mengangkut ketiganya tidak dijaga pihak kepolisian. (Muhammad Refi Sandi)

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini