Pasca-Bom di Gereja Katedral, Polda Metro Perketat Pengamanan dan CCTV Tempat Ibadah

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 28 Maret 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 338 2385453 pasca-bom-di-gereja-katedral-polda-metro-perketat-pengamanan-dan-cctv-tempat-ibadah-xlLJMbLbNv.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polda Metro Jaya memperketat pemantauan kamera pengawas (CCTV) yang ada di seluruh tempat ibadah di Jabodetabek. Hal itu dilakukan setelah ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menekankan, seluruh tempat ibadah maupun tempat lainnya akan dipantau oleh polisi bersama instansi terkait. Oleh karenanya, kata Yusri, bukan hanya gereja yang akan diperketat pemantauannya, namun juga tempat ibadah lainnya.

"Ini enggak cuma gereja, tapi semua tempat, termasuk pengamanan mako kita akan tingkatkan," kata Kombes Yusri dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).

Baca juga: Bom Gereja Katedral, Protokol Penanganan Ekstremisme Jangan Kendor!

Yusri mengatakan, pihaknya juga fokus terhadap kamera CCTV di tempat ibadah. Pihaknya ingin memastikan CCTV di seluruh tempat ibadah dan tempat lainnya berfungsi dengan baik.

"Kemudian kita juga melakukan pengecekan fungsi CCTV di beberapa gereja, agar memastikan CCTV berfungsi dengan baik, juga untuk membantu kegiatan monitoringnya ya," beber Yusri.

Baca juga: Viral! Diduga Wasiat 'Pengantin' Bom Gereja Katedral Beredar di Media Sosial

Selain itu, Polri juga mengandalkan pihak pengamanan di tempat ibadah. "Perdayakan pam internal gereja atau tempat ibadah melalui giat memberikan motivasi dan arahan untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Yusri.

Polda Metro juga akan menempatkan alutista dan personel di tempat ibadah dan tempat lainnya. "Kita akan melaksanakan mekanisme screening entry terhadap orang yang akan masuk ke gereja atau tempat ibadah," kata Yusri.

Lebih jauh Yusri juga mengimbau masyarakat Jakarta dan sekitarnya agar tidak panik pasca-insiden bom bunuh diri tersebut. Sebab, Polda Metro Jaya dan instansi terkait akan melakukan pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal serupa.

Sekedar informasi, ledakan yang diduga akibat bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulsel pagi tadi. Tercatat, ada sebanyak 19 orang mengalami luka-luka akibat insiden ini. Sementara pelaku, diperkirakan berjumlah dua orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini