Larangan Mudik Lebaran, Ade Yasin: Jangan Sampai Pulang Bawa Virus ke Keluarga

Haryudi, Koran SI · Senin 29 Maret 2021 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 338 2385956 larangan-mudik-lebaran-ade-yasin-jangan-sampai-pulang-bawa-virus-ke-keluarga-kAOw2UWQsr.jpg Bupati Bogor, Ade Yasin (Foto: Okezone)

BOGOR - Bupati Bogor, Ade Yasin akan berlakukan surat Rapid Antigen bagi masyarakat Kabupaten Bogor dari luar daerah yang akan datang ke Kabupaten Bogor.

Itu dilakukan untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat mengenai larangan mudik lebaran yang berlaku pada 6-17 Mei 2021, juga untuk mencegah adanya kluster baru mudik lebaran penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

"Ini kami lakukan semata-mata untuk melindungi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor dari paparan Covid-19, karena kesehatan masyarakat prioritas utama untuk kami. Jangan sampai mereka pulang justru bawa virus ke keluarganya," tegas Ade, Senin (29/3/2021).

Ade Yasin juga menghimbau agar masyrakat selalu menerapka Protokol Kesehatan (Prokes) seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun.

"Kabupaten Bogor ini kan masyarakatnya heterogen, selain banyak yang keluar juga banyak yang datang dari luar daerah. Patuhi Prokesnya mari kita bersama-sama sayangi keluarga," tuturnya.

Perlu diketahui bahwa, Menko PMK Muhadjir Effendy mengumumkan larangan mudik lebaran 2021.

Baca Juga: Soal Sekolah Tatap Muka, Bupati Bogor : Belum Bisa

"Tahun 2021, mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3/2021).

Muhadjir mengatakan seluruh kementerian dan lembaga akan melakukan komunikasi publik yang baik tentang peniadaan mudik ini. Larangan ini berlaku pada 6-17 Mei 2021.

"Larangan mudik akan dimulai pada 6-17 Mei 2021 dan sebelum dan sesudah tanggal itu, diimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini