Warganet Pertanyakan Mengapa Teroris Suka Ngumpet di Bekasi

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Senin 29 Maret 2021 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 338 2385990 warganet-pertanyakan-mengapa-teroris-suka-ngumpet-di-bekasi-PhzbH5bExv.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sejumlah warganet mempertanyakan mengapa para terduga teroris suka bersembunyi di Bekasi, Jawa Barat. Pertanyaan itu muncul di lini massa media sosial (medsos) Twitter.

"Masih jadi misteri: kenapa teroris suka bgt pada ngumpet di bekasi? Ha?," cuit akun twitter @punyasipaaa, Senin (29/3/2021) sore tadi.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Mabes Polri menangkap satu orang terduga teroris dalam penggerebakan di bengkel bernama Sinergy Motor, di Jalan Raya Cikarang Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Satu pelaku yang diamankan tersebut merupakan diduga pemilik bom yang sempat diledakan oleh petugas di rumah tersebut.

Hal sama diungkapkan warga net, @nyariapan yang mengaku kaget pelaku teroris diamankan di dekat rumahnya di Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Rumah Terduga Teroris di Bekasi Digeledah Densus 88

"Anj** cikarang lagi Wajah sedikit senyum sekalipun ga deket banget. Gak kaya berita terduga teroris yang wktu itu jualan aksesoris hp itu lumayan deket rumah gue. Tapi ttp aja :") kab.bekasi :")," cuitnya.

Baca juga: Polisi Amankan 3 Koper Hitam dari Kontrakan Terduga Teroris Bekasi

Sebelumnya, @nyariapaan juga sempat menyebutkan kekesalannya kepada teroris yang kerap mengumpet di wilayah kabupaten Bekasi.

"Kenapa berita teroris nya di kab.bekasi sih woi :") sebel bgt :)," tambahnya.

Diketahui penggrebekan terhadap teroris di Bekasi sendiri bukanlah kali pertama. Sebelumnya di tahun 2019 tercatat ada dua kali penangkapan terduga teroris yang berhasil diekspos masyarakat, yakni penangkapan satu orang terduga teroris bernama Abdurrahman (23) pada Minggu 30 Juni 2019 di perumahan Griya Syariah, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Kemudian tiga bulan setelahnya,  tujuh terduga teroris Jaringan Ansharut Daulah (JAD) diamankan pada Senin 23 September 2019 lalu.

Sementara pada Rabu 12 Agustus 2020 lalu, Densus 88 juga mengamankan 11 orang warga bekasi, salah satunya seorang yang berprofesi dokter diamankan dari rumahnya di perumahan Bojong Rawa Lumbu Residence, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini