Pesta Ulang Tahun Remaja Berujung Tawuran Berdarah di Jatinegara, Satu Tewas

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 01 April 2021 02:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 338 2387511 pesta-ulang-tahun-remaja-berujung-tawuran-berdarah-di-jatinegara-satu-tewas-7MtTRfb5Cd.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Tawuran berdarah antara dua kelompok remaja pecah di Jalan Cipinang Jaya II E, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (31/3).

Dalam aksi tawuran itu menyebabkan jatuhnya satu korban hingga meninggal dunia. Ironisnya, aksi tawuran itu terpicu adanya kelompok yang sedang merayakan pesta ulang tahun.

Adapun korban meninggal dunia adalah Chayadi (20) akibat luka bacok senjata tajam disekujur tubuhnya.

”Kejadiannya sekira pukul 01.30 WIB. Sepengetahuan saya korban kena luka bacok di bagian pinggang dan kaki. Kalau motif tawurannya apa saya enggak tahu,” kata Warno (57) kepada wartawan, Rabu (31/3) malam.

Beberapa saat sebelum tawuran terjadi warga sempat mendapati dua kelompok remaja beranggotakan puluhan orang awalnya sempat terlibat adu mulut di sekitar lokasi kejadian.

Tidak lama dua kelompok remaja saling tersebut saling serang menggunakan senjata tajam dan batu yang dipersiapkan hingga mengakibatkan sejumlah rumah dan gerobak dagang warga rusak.

Warga sempat berupaya menolong Cahyadi dengan membawa ke rumah sakit guna mendapat penanganan medis, nahas buruknya luka membuat korban tewas diduga akibat kehabisan darah.

Menanggapi hal itu, Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, jajarannya sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan setelah mendapat laporan dari warga adanya tawuran.

Tawuran dua kelompok remaja tersebut akibat saling ejek saat satu anggota kelompok remaja pelaku tawuran merayakan ulang tahun.

”Untuk korban ada dua, satu korban meninggal dunia atas nama Cahyadi, dan satu lagi atas nama Fajar mengalami luka berat. Saat ini kita sudah berhasil mengamankan satu tersangka,” katanya.

Saat ini, petugas tengah mengamankan satu pelaku D yang terlibat dalam aksi tersebut, sementara pelaku lain dalam penyelidikan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini