Bentrok Antar Kelompok Warga di Tangerang, Dua Orang Terluka

Hasan Kurniawan, Okezone · Kamis 01 April 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 338 2387532 bentrok-antar-kelompok-warga-di-tangerang-dua-orang-terluka-lyCZOZ8rGb.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

TANGERANG - Bentrok antarkelompok warga di depan RS Sintanala, Neglasari, Kota Tangerang, mengakibatkan dua orang terluka. Keduanya kini dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, Banten.

Kedua korban diketahui bernama Isak Lola dan Fester. Berdasarkan informasi yang didapat, kelompok warga yang terlibat bentrokan itu berasal dari kelompok Kupang dan PSHT. Kini, situasi di lokasi kejadian sudah mulai kembali normal.

Kabid Tibum Satpol PP Kota Tangerang, Agapito mengatakan, kedua korban diduga berasal dari kelompok Kupang. Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri pun berjaga di sekitar lokasi.

Baca juga: Bentrok di Pancoran, Polisi : Belum Ada yang Diamankan

Namun, setelah beberapa jam, tidak ada tanda-tanda bentrok susulan, petugas pun akhirnya membubarkan diri. Kondisi jalan yang sempat macet akibat puluhan warga yang mengamuk dan melakukan penyerangan sudah kembali lancar.

"Situasi sudah dalam keadaan kondusif dan pihak kepolisian dibantu dengan TNI dan Satpol PP masih bersiaga. Tetapi sekarang sudah normal," kata Agapito, kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Bentrokan Antar Kelompok dengan Sajam Terjadi di Marunda

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Begitupun dengan kedua kelompok yang bertikai,  tidak ada yang bisa dimintai keterangan terkait penyebab terjadinya bentrokan hingga jatuh korban. 

Kosim, salah seorang pengguna jalan mengatakan, warga sempat takut melintas saat bentrokan terjadi. Pasalnya, banyak orang membawa senjata seperti kayu dan besi. Warga takut menjadi korban salah sasaran oleh masing-masing kelompok.

"Macet tadi di sini mas. Warga takut melintas. Takut jadi korban salah sasaran. Apalagi yang rumahnya dalam gang situ. Enggak ada yang berani keluar masuk. Petugas gabungan tadi ada yang jaga," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini