Pengamanan Istana Bogor Diperketat, Pasukan Ready Force Disiagakan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 01 April 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 338 2387709 pengamanan-istana-bogor-diperketat-pasukan-ready-force-disiagakan-3NaZeh6Apn.jpg Pasukan pengamanan. (Foto: Putra R)

BOGOR - Pasca-penyerangan di Mabes Polri oleh terduga teroris, pengamanan Istana Kepresidenan Bogor diperketat. Hal itu guna mengantisipasi ancaman serupa atau gangguan keamanan lainnya.

"Perlu kami sampaikan dalam rangka antisipasi pengamanan VVIP termasuk terorisme atau gangguan keamanan lain, termasuk pengamanan gereja kami sudah antisipasi, pengamanan instalasi Istana Bogor juga kita pertebal," kata Komandan Korem (Danrem) 061 Suryakencana, Brigjen TNI Ahmad Fauzi, kepada wartawan, Kamis (1/4/2021). 

Fauzi menambahkan, pihaknya telah menambah beberapa pos penjagaan dan meningkatkan patroli di seputaran Istana Kepresidenan Bogor, maupun objek vital lainnya. Ada sekitar 300 personel TNI yang dilibatkan dalam peningkatan pengamanan. 

Baca juga: Milenial Jadi Pelaku Teror, Anggota DPR: Bukti Indoktrinasi Radikalisme Mengancam Seluruh Generasi

"Kita tambah beberapa pos kita juga melaksanakan patroli jalan kaki, kita juga melaksanakan patroli bermotor dalam rangka kita harus memastikan obyek kita aman termasuk juga dalam kaitannya dalam pengamanan gereja dari Kodim termasuk dari Korem sekitar ada 300 orang yang dilibatkan," jelasnya.

Tak hanya di wilayah Bogor, peningkatan pengamanan juga dilakukan di wilayah lainnya seperti Sukabumi dan Cianjur. Intinya, semua dilakukan agar situasi dan objek-objek vital selalu kondusif.

"Semua sama karena di Sukabumi juga ada pengamanan Istana Presiden di sana di Tenjo. Kemudian di Puncak ada di Cipanas ada pengamanan Istana jadi semua wilayah sama pemberlakuannya. Dan saya sudah perintahkan kepada para Dandim termasuk para Danyon, memperkuat pengamanan. Kita harus antisipasi semuanya apakah itu terorisme gangguan kriminal maupun gangguan keamanan yang lain," tegas Fauzi.

Baca juga: Perintahkan Aparat Tingkatkan Kewaspadaan, Jokowi: Mari Bersatu Lawan Terorisme

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan pasukan ‘ready force' yang bisa diterjunkan kapan pun jika eskalasi gangguan mengalami peningkatan. Termasuk kendaraan taktis yang siap apabila diperlukan.

"Kita mengutamakan pencegahan tapi kita juga menyiapkan pasukan ready force yang siap digerakan dalam rangka mungkin eksalasi semakin meningkat. Kita juga siapakan rantis (kendaraan taktis) kalau misalnya perlu ya rantis tak gerakan tapi melihat eksalasi ancaman yang ada," tutupnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini