Gerebek Markas Ormas di Tangerang, Polisi Tangkap 1 Orang

Hasan Kurniawan, Okezone · Kamis 01 April 2021 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 338 2387959 jual-miras-dan-sabu-markas-ormas-di-tangerang-digerebek-polisi-ISi2ebEpWe.jpg Markas Ormas di Tangerang, Banten digerebek polisi (Foto: Hasan Kurniawan)

TANGERANG - Markas Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, digerebek petugas Satres Narkoba Polrestro Tangerang, Banten. Lokasi ini kerap dijadikan tempat pesta narkoba, seperti sabu dan minuman keras (miras).

Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo mengatakan, dalam penggerebekan itu petugas berhasil mengamankan barang bukti ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek, dan alat isap sabu.

"Satu orang pelaku, berinisial YIR (43), diamankan dalam penggerebekan ini. Kami tangkap di markas PP, di Jalan Borobudur, bekas Terminal Perum, Cibodas, Kota Tangerang," kata Pratomo, kepada Sindonews, di lokasi kejadian, Kamis (1/4/2021).

Baca Juga:  Buat Onar, 6 Anggota Ormas di Bogor Ditangkap

Dilanjutkan dia, penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan, di markas PP tersebut kerap dijadikan lokasi mabuk-mabukkan dan pesta narkoba. Sehingga, sangat meresahkan.

"Jadi berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa di posko ormas PP tersebut, sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan peredaran miras. Saat dilakukan pemantauan, ternyata informasi itu benar," jelasnya.

Dari hasil observasi lapangan itu, petugas langsung melakukan penggerebekan. Benar saja, ternyata di dalam posko ormas itu petugas menemukan barang bukti alap isap sabu bekas pakai dan botol miras.

"Saat dilakukan pengerebekan, petugas menemukan barang bukti sabu dan miras. Jadi ada satu buah alat isap sabu berikut pipet kaca yang di dalamnya masih terdapat sabu-sabu bekas pakai," ungkapnya.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 29 dus minuman keras berisi 384 botol dengan rincian 9 dus anggur merah, 6 dus anggur kolesom, 1 dus anggur buah, 1 dus Newport, 1 dus Whisky, 2 dus anggur putih, 5 dus Rajawali, 3 dus Kamput.

"Dari keterangan tersangka, dia mengaku memakai sabu bersama dengan AM yang kini DPO. Jadi, di markas ormas itu, dia menjual miras. Mereka juga biasa menggelar pesta sabu di sana. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan," paparnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Ajak MKGR Gotong Royong Membangun Bangsa di Tengah Covid-19

Selain miras dan bong berisi sabu bekas pakai, di dalam penggerebekan itu petugas juga menyita satu unit mobil yang diduga milik tersangka. Di dalam mobil itu, pelaku menyimpan miras untuk dijual lagi.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tidak hanya itu, mereka juga melanggar Perda Nomor 7 Tahun 2005 tentang Peredaran dan Penjualan Miras. Ancaman hukumannya, penjara 5-20 tahun," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini