Viral! Pedagang Asemka Pukul Kepala Anak Kecil karena Dagangannya Dibanting

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Minggu 04 April 2021 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 338 2389196 viral-pedagang-asemka-pukul-kepala-anak-kecil-karena-dagangannya-dibanting-IEC0zm5skZ.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Seorang pedagang Asemka, Taman Sari Jakarta Barat mengeplak atau memukul seorang anak kecil karena tidak terima barang dagangannya dibanting.

(Baca juga: Urai Kepadatan Arus Balik, Tol Japek Arah Jakarta Diberlakukan Contraflow)

Tak terima dengan perlakuan pedagang tersebut, si ibu dari anak itu kemudian marah. Ia pun terlibat cek cok mulut dengan pedagang itu.

Hal itu terungkap usai akun instagram, @warung_jurnalis mempostingnya, Minggu (4/4/20216 lalu. Video sendiri lantas viral di media sosial dan ditonton 27.964 pengguna instagram.

“Pedagang mainan di kota tua, jakbar kelakuannya kok ky begini ya,” katanya dalam caption.

Dalam video yang tersebar itu terlihat seorang ibu tampak marah setelah anaknya dipukul pedagang mainan. Ia kemudian sempat mempertanyakan hal itu kepada pedagang tersebut.

(Baca juga: Kisah Eriyanto, Korban Selamat Tabrakan Maut di Laut Indramayu)

“Kenapa barang gw dibanting banting,” jelas si pedagang yang tampak menggunakan singlet putih menjawab pertanyaan si ibu yang tak terima anaknya di pukul.

Tak terima dimarahin depan umum. Si pedagang menyebutkan bila anak kecil itu tak memiliki etika dan tak punya otak.

Adu mulut terjadi. Si Ibu yang kesal, seperti sempat mengingatkan pedagang itu agar tak melakukan hal serupa kepada anaknya maupun anak anak yang lain. Si ibu lantas meninggalkan lokasi.

Dalam caption, si akun menjelaskan kejadian itu diawali saat seorang ibu dan dua anaknya tengah berwisata di kota tua, ketika dua anaknya tengah melihat sambil memegang mainan berniat untuk membeli, sang ibu meminta agar ke dua anaknya segera jalan melihat suasana lainnya.

Salah satu anaknya yang kaget sontak melempar mainan tersebut dengan tujuan mengembalikan. Kejadian ini membuat PKL itu marah dan menuduh sang anak maling serta melontar kata kasar.

“Sang ibu yg tak terima stlh mendapat laporan dr anaknya mencoba bertanya baik2 kpd pedagang itu, tp justru si BANG JAGO tak juga meminta maaf dan malah menantang,” katanya dalam caption.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat menjelaskan bila lokasinya berada di sekitar Pasar Pagi dan bukan kota tua.

“Pedagang nya sedang di cari dan akan di beri pembinaan supaya jangan kasar apalagi sama anak kecil,” katanya.

Meski demikian, Tamo sendiri menyesalkan ada pedagang yang bersikap kasar seperti itu kepada anak kecil.

Sekalipun anak kecil itu salah, namun menurut Tamo nggak bisa bersikap seperti itu. “Dan anggota Satpol PP akan mengingatkan Pedagang di pasar pagi akan masalah ini di jadikan pembelajaaran dan jangan bersikap kasar,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini