Petugas KPK yang Tewas Ternyata Orang Kepercayaan Saut Situmorang

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Minggu 04 April 2021 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 338 2389225 petugas-kpk-yang-tewas-ternyata-orang-kepercayaan-saut-situmorang-um2oUMsZpJ.jpg Ali Fikir Foto: Okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pegawainya bernama Joko Susilo (JS) meninggal dunia di rumahnya di Pamulang Hill 3 Tahap 2, Desa Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada, Sabtu 3 April 2021.

(Baca juga: Pegawai KPK Ditemukan Tewas Usai Mengurung Diri di Rumah)

"Benar,sebagaimana informasi yang kami terima,telah meninggal dunia salah satu pegawai KPK yang bertugas pada unit Setpim - Stranas, Almarhum Joko Susilo pada Sabtu (3/04/2021)," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Minggu (4/4/2021).

Ali melanjutkan, lembaga antirasuah itu sangat berduka dan kehilangan atas kepergian Joko Susilo. Dari informasi yang dihimpun Joko adalah mantan Sekretaris eks Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

(Baca juga: Viral! Pedagang Asemka Pukul Kepala Anak Kecil karena Dagangannya Dibanting)

"Kita semua berduka atas wafatnya Almarhum sebagai rekan kerja dan kita doakan, semoga Almarhum diterima amal ibadah dan diampuni segala dosanya dan mendapat tempat yang mulia di sisi Nya.Aamiin," jelas Ali.

KPK melalui Kepala Biro Umum KPK Yonathan Demme Tangdilintin telah menyerahkan jenazah Joko kepada keluarga yang berada di Lampung.

"Kepala Biro Umum KPK Yonathan Demme Tangdilintin sebagai perwakilan KPK telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga Almarhum di Lampung dan turut hadir dalam prosesi pemakaman almarhum," ungkap Ali.

Sebelumnya, Kapolsek Gunung Sindur AKP Birman Simanullang mengatakan, temuan jasad petugas KPK, JS berawal dari kecurigaan warga karena almarhum tidak kunjung keluar dari rumah dalam beberapa hari terakhir.

"Informasi dari warga sekitar korban sudah mengurung diri di dalam rumah selama kurang lebih 3 harian setelah beliau pulang dari bekerja di Medan," ujar Birman saat dikonfirmasi, Minggu (4/4/2021).

Beberapa hari ini almarhum juga bertingkah tidak biasa kepada tetangganya. Bahkan, warga yang ingin berkunjung ke rumahnya tidak diperkenankan masuk.

"Korban tidak mau didekati warga yang biasa bercengkrama. Korban meminta tetangga yang akan masuk ke rumahnya menunggu di depan," jelasnya.

Sampai akhirnya, kecurigaan warga memuncak setelah korban yang tinggal seorang diri di rumahnya itu tidak bisa dihubungi. Kemudian warga memutuskan untuk mendobrak pintu rumah JS pada Sabtu 3 April 2021 kemarin sekitar pukul 18.30 WIB. "Setelah di dobrak diketahui korban sudah terbujur kaku di dalam rumah," ungkap Birman.

Warga yang melihat pegawai KPK aktif itu sudah meninggal dunia melaporkannya ke Polsek Gunung Sindur dan selanjutnya dibawa ke RS Hermina Serpong. Diduga JS meninggal dunia karena sakit.

"Korban diurus dengan protokol kesehatan oleh petugas medis dari RS Hermina Serpong sesuai permintaan pihak keluarga dan rekan kerja korban di KPK. Menurut informasi warga sekitar dan rekan kerja di KPK korban punya riwayat penyakit TBC," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini