Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Epidemiolog: Kenapa Tidak Tunggu Positivity Rate Rendah?

Yohannes Tobing, Sindonews · Rabu 07 April 2021 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2390543 uji-coba-sekolah-tatap-muka-epidemiolog-kenapa-tidak-tunggu-positivity-rate-rendah-jWt6rF33BW.jpeg Sekolah tatap muka di masa pandemi. (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA - Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba sekolah atau pembelajaran tatap muka di 85 sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta, hari ini, Rabu (7/4/2021)

Terkait hal ini, epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono menilai uji coba ini merupakan tindakan nekat.

"Ini uji coba belajar tatap muka, kenapa harus besok? Kenapa harus April. Karena habis itu tidak masuk sekolah juga. Apa pentingnya (dilakukan) bulan April ini," kata Miko, Rabu.

"Kenapa tidak tunggu positif rate-nya serendah mungkin? Jadi ini seperti enggak ada tanggung jawab terhadap masyarakat, guru maupun murid. Ini adalah tanggung jawab pimpinan daerah ataupun pihak sekolah," lanjutnya.

Baca juga: Uji Coba Belajar Tatap Muka, Pemprov DKI Utamakan Kesehatan & Keselamatan Peserta Didik

Menurut Miko, pemerintah daerah ataupun pihak sekolah seharusnya melakukan penelitian terlebih dahulu, apa syarat utama untuk uji coba atau pembukaan sekolah guna menghindari penularan Covid-19.  

"Salah satunya adalah, wabahnya berubah menjadi endemis di Jakarta. Dan di Jakarta belum terjadi itu dan wabahnya belum berubah jadi endemis. Paling tidak penularannya sudah minimal baru bisa uji coba," ucap Miko. 

Baca juga: Lolos Uji Coba, 85 Sekolah di Jakarta Akan Belajar Tatap Muka

Di sisi lain, Miko menilai bahwa pemerintah harusnya belajar dari negeri lain. Uji coba pembukaan sekolah baru dilakukan setelah seluruh guru dan murid mendapatkan imunisasi. 

"Atau semua guru sudah diimunisasi tapi muridnya pakai protokol ketat. Di China sekolah dibuka kasusnya itu sudah menjadi endemis. Jadi bukan wabah lagi makanya dibuka sekolah," tutupnya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini