Pantau Uji Coba Sekolah Tatap Muka di SMKN 15, Wali Kota Jakarta Selatan: Sesuai Protokol Kesehatan

Ari Sandita Murti, Sindonews · Rabu 07 April 2021 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2390642 pantau-uji-coba-sekolah-tatap-muka-di-smkn-15-wali-kota-jakarta-selatan-sesuai-protokol-kesehatan-Z8dxijb3ew.jpg Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji memantau uji coba sekolah tatap muka di SMKN 15.(Foto:SINDOnews/Ari Sandita)

JAKARTA - Sejumlah sekolah di Jakarta Selatan telah melakukan uji coba sekolah tatap muka, salah satunya di SMKN 15 Jakarta, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (7/4/2021). Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji memantau langsung jalannya kegiatan tatap muka tersebut.

Berdasarkan pantauan, Isnawa Adji tampak didampingi oleh Kasudin Pendidikan Wilayah 2 Jaksel, Abdul Rachem melakukan pemantauan langsung kegiatan tatap muka di SMKN 15 Jakarta tersebut. Dia menyapa anak-anak yang tengah melakukan kegiatan belajar tatap muka sambil melakukan pemantauan.

Baca Juga: Hari Ini 85 Sekolah Uji Coba Belajar Tatap Muka, Wali Kota Jakarta Pusat: Sesuai Prosedur dan Bagus

Di SMKN 15 Jakarta sendiri, tampak protokol kesehatan dijaga oleh pihak sekolah, tiap siswa dan guru yang datang ke sekolah dilakukan cek suhu, diharuskan melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan, baik saat baru masuk ke pelataran sekolah maupun di lorong-lorong menuju kelas. Selain itu, siswa yang mengikuti kegitan belajar tatap muka dan semua pihak sekolah, mulai dari guru, pegawai, dan staf pun diwajibkan memakai masker serta menjaga jarak.

Baca Juga: Ikuti Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Semua Guru SDN 01 Sukapura Jakarta Utara Sudah Vaksinasi Covid-19

Humas SMKN 15 Jakarta, Diana Sinta mengatakan, meskipun kegiatan belajar mengajar dilakukan, protokol kesehatan wajib untuk diterapkan dan diikuti semua orang yang ada di sekolah. Semua itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Untuk siswa karena ini juga baru pertama kali, jadi berangkat dan pulang sekolah mereka itu harus dijemput oleh orangtuanya masing-masing. Agar kami juga mengetahui kalau orangtua siswa sudah membolehkan anaknya, selain dengan surat," katanya di SMKN 15 Jakarta, Rabu (7/4/2021).

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini