Wagub DKI Sebut Siswa Antusias Ikuti Sekolah Tatap Muka

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 07 April 2021 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2390747 wagub-dki-sebut-siswa-antusias-ikuti-sekolah-tatap-muka-7lqjOWPsTw.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria (Foto: MNC Portal/Bagja)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mendatangi SMKN 2 yang terletak di Jalan Batu, Gambir, Jakarta Pusat.

Ariza mengapresiasi, persiapan yang dilakukan pihak sekolah dalam kegiatan Belajar Tatap Muka campuran.

"Alhamdulillah hari ini didampingi bu Kadis, kepala sekolah dan jajaran lainnya melakukan peninjauan sekolah tatap muka campuran ya, online dan offline di SMKN 2 Jakarta, alhamdulillah berjalan dengan baik semua, fasilitas pendukung mulai dari cuci tangan, kemudian ruang ganti, toilet, sabun, desinfektan juga selalu dilakukan sebelum dan sesudah tatap muka, kemudian para guru mengikuti vaksinasi," kata Ariza di SMKN 2 Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Baca juga:  Pantau Uji Coba Sekolah Tatap Muka di SMKN 15, Wali Kota Jakarta Selatan: Sesuai Protokol Kesehatan

Menurutnya, persentase siswa yang mengikuti sekolah Tatap Muka masih sedikit.

"Kegiatan ini sangat baik, ternyata cukup mendapat antusias dari anak-anak, sekalipun memang menurut data besarnya masih 20 sampai 30 persen siswa yang diizinkan oleh orang tua," tambahnya.

 Baca juga: Ikuti Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Semua Guru SDN 01 Sukapura Jakarta Utara Sudah Vaksinasi Covid-19

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, pentingnya perhatian dari orangtua untuk mendukung Tatap Muka.

"Jadi kegiatan ini memang sengaja kita lakukan, dan tentu harus dapat dukungan dari para orangtua. Sampai hari ini data yang masuk kurang lebih masih 20-30 persen orangtua yang mengizinkan anaknya tatap muka. Jadi penting sekali perhatian daripada orang tua. Mudah-mudahan kegiatan ini ke depan bisa berlangsung baik," terangnya.

Ia berharap, proses tersebut dapat berlangsung sesuai protokol kesehatan dan prosedur.

"Nanti pada saatnya setelah dua bulan kita akan memutuskan, apakah kegiatan ini bisa diteruskan atau tidak, ada terobosan lain, nanti bu Kadis dan jajarannya akan evaluasi secara menyeluruh. Nanti pak gubernur akan memutuskan," tutupnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini