Langgar Izin Tinggal, Imigrasi Jakarta Barat Deportasi 14 Warga Negara Asing

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 07 April 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2390803 langgar-izin-tinggal-imigrasi-jakarta-barat-deportasi-14-warga-negara-asing-miTUc1forj.jpg Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 85 warga negara asing (WNA) melakukan Tindak Administratif Keimigrasian (TAK) sepanjang Januari hingga Maret 2021 di wilayah hukum Jakarta Barat. Dari 85 itu, 14 WNA di antaranya dideportasi.

"Dari 85 sudah kita lakukan tindakan deportasi sejumlah 14 orang," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Novianto Sulastono saat rapat tim pengawasan orang asing di Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021).

Tono mengatakan, 14 orang yang dideportasi tersebut mayoritas berasal dari negara-negara asia timur. Mereka dinyatakan melanggar ijin tinggal (overstay). Sementara sisanya 71 orang telah menyelesaikan TAK dengan membayar denda admnistratif.

Baca Juga: PDIP Setuju Pemerintah Batasi Akses WNA ke Papua

"Dalam satu harinya denda Rp1 juta. Tergantung orang asing itu melakukan kelebihan ijin tinggal berapa hari, tinggal kalikan saja. Yang lain kalo lebih dari 60 hari kita deportasi kita masukan data tangkal," kata Tono.

Sementara itu, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta Saffar Muhammad Godam mengatakan pihaknya saat ini tengah meningkatkan sinergitas untuk mengoptimasikan tim pengawasan orang asing (tim pora) di wilayah hukum DKI Jakarta.

Baca Juga: DPR Dukung Pemerintah Batasi Akses WNA ke Papua

"Adapun anggota tim pora terdiri dari Kepolisian, TNI, BIN, Kejaksaan, BNN, Pemda dan Kemenag," katanya.

Godam mengatakan Direktorat jendral imigrasi sendiri beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan ijin tinggal keadaan terpaksa. Dimana dalam situasi pandemi ini tidak mungkin orang asing meninggalkan Indonesia, mereka dipermudah untuk mengambil visa dalam negeri.

"Saat ini kita juga mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan visa dalam negeri yang mana orang asing tidak perlu mengambil visa untuk keluar negeri. Cukup dari dalam negeri. Jadi apabila kebijaka ini pun tetap terabaikan, maka langkah terakhir kita lakukan penindakan," pungkasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini