Polisi Tangkap Pemasok Senjata Airsoft Gun Pengemudi Fortuner

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 07 April 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2390915 polisi-tangkap-pemasok-senjata-airsoft-gun-pengemudi-fortuner-KPNBiIbPKo.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Jajaran Polda Metro Jaya menciduk pemasok atau penjual dua senjata api ke pengendara Toyota Fortuner berinisial MFA, yang sempat mengacungkan senjata tersebut ke pengendara di Duren Sawit, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan, selama ini pihak kepolisian melakukan pengejaran terhadap pemasok senjata Air Gun dan Air Soft Gun yang dimiliki pelaku MFA.

"Hasil pengembangan satu orang kita tetapkan sebagai tersangka yaitu inisial AM alias S," ujar Yusri Yunus kepada wartawab di Polda Metro Jaya, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Todongkan Pistol di Jalan, Pengemudi Fortuner Dijerat UU Darurat

Ia menyebutkan, pembeli senjata ke AM alias S tidak hanya MFA saja tapi juga ke sejumlah orang lainnya.

"Yang bersangkutan ternyata memang kerap menjual pistol berjenis air gun maupun air soft gun. MFA membeli secara langsung ke AM. Kami telah menahan keduanya (MFA dan AM)," tambah Yusri Yunus.

Baca juga: Polisi Sebut Hasil Test Urine Pengemudi Fortuner Negatif Narkotika dan Alkohol

Sebelumnya, Yusri Yunus dalam konferensi pers live streaming di akun Instagram TMC Polda Metro Jaya pada Jumat (2/4/2021) menjelaskan dari kronologis hasil pemeriksaan sementara tersangka yang sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat tersangka MFA melintas di Jalan Kolonel Sugiono Duren Sawit Jakarta Timur.

Yusri Yunus menyebutkan saat di lampu merah traffic light pengemudi MFA yang mengemudi mobil Fortuner B-1673-SJV menyenggol sebuah sepeda motor yang dikemudikan perempuan.

"Saat di traffic light dengan posisi lampu menyala merah sempat menyenggol motor dikendarai perempuan. Kemudian dia (MFA) marah-marah dari dalam mobil dan mengacungkan senjata api," kata Yusri Yunus.

Yusri mengungkapkan pasca kejadian tersebut kemudian Polda Metro Jaya kemudian membentuk tim untuk menangani kecelakaan sekaligus Jatanras melakukan pelacakan terhadap kendaraan yang viral di media sosial dengan nomor polisi B-1673-SJV.

"Tim kemudian mendata dan mengetahui kendaraan tersebut beralamat di Senayan Jakarta Selatan, tim bergerak ke sana melakukan pengejaran. Saat sampai di kediaman, sang supir tidak ditemukan, tapi melalui orang tuanya kita ketahui posisinya," jelas Yusri Yunus.

Tersangka MFA kata Yusri diamankan di salah satu parkir sebuah mal. "Kita amankan di salah satu parkiran mal. Ini perbuatan tersangka melanggar hukum. Kita lakukan pendalaman. Dia kita amankan di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta Selatan," tandas Yusri Yunus.

Sebagaimana diketahui, beredar viral di media sosial seorang pengemudi mobil Toyota Fortuner dengan nomor plat B-1673-SJV yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah sepeda motor Honda Vario AD 2471 ASF mengacungkan pistol untuk mengancam warga di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (2/4/2021) dini hari.

Pengemudi tersebut diketahui berkacamata, berkaus hitam, dan berambut pendek dan menggunakan jam tangan berwarna silver. Ia diketahui terlibat laka dengan pengendara motor yang ditunggangi dua orang perempuan.

"Gua jalan aja ya, bukan salah gua," ujar pengemudi mobil Fortuner tersebut dengan nada suara tinggi (marah) dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang viral di media sosial.

Warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk menolong pengemudi sepeda motor yang terlibat kecelakaan kemudian membiarkan pengemudi dan Mobil Fortuner tersebut meninggalkan lokasi kejadian karena ancaman pistol tersebut.

"Waduh (melihat pengemudi mobil Fortuner mengacungkan pistol dengan membuka kaca pintu), ya udah jalan aja pak jalan aja sana. Cabut-cabut, urusan sama polisi besok ya," ujar salah satu warga yang merekam video tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini