Anak di Bawah Umur Dijual dan Dijajakan di Apartemen, KPAI Bilang Begini

Yohannes Tobing, Sindonews · Rabu 07 April 2021 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2391051 anak-di-bawah-umur-dijual-dan-dijajakan-di-apartemen-kpai-bilang-begini-jk6fYKAxu0.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Pengungkapan kasus prostitusi online yang melibatkan anak dibawah umur harus menjadi sebuah perhatian khusus seluruh pihak baik orang tua atau keluarga maupun pemerintah. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Mariyati Soliha mengatakan bahwa dengan terungkapnya kasus ini menjadi perhatian seluruh pihak.

"Jadi kami semua berharap bahwa Ini harus tetap menjadi perhatian dan itu tanggung jawab kita semua," kata Mariyati saat di Polres Metro Jakarta Utara pada Rabu (7/4/2021).

Menurut Mariyati, dirinya sangat setuju dengan adanya pengawasan terhadap apartemen yang masih saja memberikan penyewaan per hari.

Hal inilah yang membuat kerentanan adanya tindakan penampungan, penyelenggaraan lokalisasi sekalipun oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Mariati mencontohkan hal serupa juga pernah terjadi dimana prostitusi online yang melibatkan anak di Apartemen Gading Nias pada waktu tahun 2019.

Baca Juga: Bocah Kelas 5 SD Dipaksa Jadi Budak Seks, Dijual Online Rp450 Ribu

"Untuk itu kami ingin mengetuk pemda melakukan pengawasan itu. Dan secara khas kita lihat di kota-kota besar itu salah satu lokasi itu di apartemen," Kata Mariati.

KPAI juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menelusuri siapa saja pelaku atau pihak pihak yang memesan atau yang melakkukan aksi kekerasan seks terhadap anak.

"Karena lagi-lagi pembeli ya, entah suka atau tidak, di atas pemaksaan atau tidak, itu tetap pidana dan saya yakin di sinilah hukum akan berdiri dengan tegak sesuai dengan kapasitas termasuk di dalam UU ini," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini