BP2MI Gerebek Apartemen di Kelapa Gading, Amankan Puluhan TKW Ilegal

Yohannes Tobing, Sindonews · Rabu 07 April 2021 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 338 2391106 bp2mi-gerebek-apartemen-di-kelapa-gading-amankan-puluhan-tkw-ilegal-iasZyFw92o.jpg BP2Mi menggerebek apartemen tempat penampungan puluhan TKW ilegal. (Foto: Yohannes Tobing)

JAKARTA - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan penggerebekan di sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (7/4/2021) sore. 

Adapun dalam aksi penggerebekan tersebut, petugas BP2MI mendapati puluhan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang rencananya akan diberangkatkan menuju negara Timur Tengah.

Kepala UPT BP2MI Provinsi DKI Jakarta Mukarom Ashadi mengatakan, pihaknya menemukan 26 calon PMI berjenis kelamin wanita dalam tiga kamar. 

Baca juga: Cirebon Jadi 'Kantong' Penampungan Ilegal Calon Pekerja Migran

"Total tiga kamar berisi PMI. Setelah kita kumpulkan, semua berjumlah 26 orang PMI yang mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB),” kata Mukarom di lokasi. 

Foto: Yohannes T

Dikatakan Mukarom, para PMI tersebut  mengaku akan diberangkatkan ke negara-negara seperti Bahrain, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab dalam waktu dekat.

Puluhan calon PMI tersebut akan diberangkatkan secara nonprosedural karena tak bisa menunjukkan dokumen resmi seperti paspor dan lainnya.

Baca juga: Cerita Pilu Calon Pekerja Migran: Sudah Habis Puluhan Juta Tak Juga Berangkat

Untuk itu BP2MI memastikan bahwa oknum yang menyalurkan para wanita tersebut diduga berupaya melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Ini bagian dari upaya mengeksploitasi anak-anak bangsa. Dari satu orang PMI saja, kita dapat informasi, mereka dieksploitasi sampai dengan Rp 60-80 juta per satu orang," ucap Mukarom.

"Karena itu ini sudah masuk ke TPPO, karena itu BP2MI tidak segan-segan, setelah ini akan kami lakukan proses hukum guna menjerat yang bersangkutan," ucapnya.

Selain mengamankan puluhan calon PMI ilegal, BP2MI juga mengamankan empat pria dari pihak penyalur yang bertugas menjaga dan mengawasi kamar calon PMI. 

"Kita amankan empat orang laki-laki. Mereka ditugaskan penyalurnya untuk menjaga tiga kamar tadi itu, kami bawa untuk kami telusuri hingga nanti ketemu siapa pelaku daripada mereka ini," kata dia.

Usai penggerebekan, BP2MI juga akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri guna menyelidiki siapa penyalur yang akan memberangka para calon PMI tersebut secara nonprosedural. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini