Curhat Korban Filler Payudara: Biaya Operasi Penyembuhan Habis Rp50 Juta

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 08 April 2021 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 338 2391217 curhat-korban-filler-payudara-biaya-operasi-penyembuhan-habis-rp50-juta-jQWdNV1u2z.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - D (26), korban suntikan filler payudara oleh dokter abal-abal menceritakan pengalamannya saat mengalami infeksi, hingga dioperasi dengan biaya yang fantastis.

"Perawatan solo kontrol ke dokter, karena kalau operasi tidak diangkat kita masih ada sisa-sisa di dalam," kata D saat dihubungi wartawan, Kamis (8/4/2021).

Baca juga:  Ini Tarif Filler Payudara Dokter Gadungan di Jakarta Barat

D mengatakan, biaya operasi yang dikeluarkan untuk penyembuhan infeksi payudaranya sekitar Rp50 juta. Saat ini, ia harus sering kontrol ke dokter untuk memastikan perkembangan kesehatan payudaranya.

"Jadi selama enam bulan harus rutin cek ke dokter," tutur dia.

Lebih lanjut, D sempat melabrak dan meminta pertanggungjawaban kepada pelaku. Namun, saat dijanjikan dua minggu, pelaku malah kabur.

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Buka Posko Korban Malapraktik Pembesar Payudara

"Dia kabur. Saya serahkan ke Polres Metro Jakbar dan tidak lama pelaku ditemukan," jelas wanita yang pernah berprofesi model itu.

Atas kejadian yang dialaminya, D kemudian mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati agar tidak terbuai oleh tawaran fille payudara. Ia menyebut saat ini sudah marak salon-salon pembesar payudara abal-abal.

"Harus bener-bener tahu itu aman atau enggak. Dan kita lakuinnya bener-bener di dokter dan ada rumah sakit ada namanya. Pokoknya kita banyak mengenal," jelas D.

Diketahui sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat telah mencokok SR dan ML. Dimana SR merupakan dokter abal-abal penyuntik filler payudara kedua korban berinisial T dan D yang melaporkan kasusnya beberapa waktu lalu. SR ditangkap saat berada di Tangerang Selatan, Senin (5/4/2021)

Sementara ML, penjual cairan filler ilegal yang menjual cairan kepada tersangka SR. ML ditangkap di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (6/4/2021).

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini