Warga Luar Kota Wajib Karantina saat Mudik ke Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 09 April 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 338 2392018 warga-luar-kota-wajib-karantina-saat-mudik-ke-bogor-GzN8H3cuzP.jpg Wakil Wali Kota BogorDedie A Rachim.(Foto:Okezone/Putra Ramadhani)

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor melakukan berbagai langkah pencegahan melonjaknya kasus Covid-19. Salah satunya adalah mewajibkan warga luar kota melakukan karantina saat mudik ke Kota Bogor.

"Pendatang harus karantina mandiri. Karantina ya, bukan isolasi," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Menurutnya, karantina tersebut untuk mengurasi resiko terjadinya penularan Covid-19. Tidak menutup kemungkinan, jika virus tersebut terbawa dalam perjalanan dan bisa menyebar ke keluarganya.

"Jadi sebelum ketemu sama orangtuanya, paling tidak dia memastikan bahwa dirinya bersih sehat tidak ada virus, baru nanti boleh ketemu sama istri, anak, ibu dan bapaknya. Jangan dateng aja, cium tangan pelukan, gak taunya membawa virus dari kendaraan umum, dari jalan, segala macem," ungkap Dedie.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Kemenhub dan Kepolisian Bakal Sekat Kendaraan di Tol

Untuk pengawasan, pihaknya akan memperkuat Tim Satgas Covid-19 hingga di tingkat wilayah. Sehingga, pendatang dapat diawasi langsung oleh petugas.

"Rencananya kita akan memperkuat kapasitas dari RW siaga corona yang dibackup oleh polisi RW. Jadi RW siaga corona dan polisi RW ini akan memantau dan memonitor mereka yang lolos dari larangan mudik maupun pulang kampung," tegasnya.

Baca Juga: Pesawat Dilarang Angkut Penumpang 6-17 Mei, Dirut Garuda Bereaksi

Di samping itu, Dedie berharap agar masyarakat mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah dengan tidak melakukan mudik Lebaran. Agar meminimalisir lonjakan kasus Covid-19.

"Makanya kita minta ke seleuruh warga agar mematuhi apa yang sudah diambil langkah oleh pemerintah, kebijakan larangan mudik itu adalah tujuannya memastikan bahwa seluruh rangkaian proses penanganan Covid-19 ini efektif dan kemudian memberikan peluang bagi kita semua untuk bisa melaksanakan sekolah tatap muka," tutup Dedie.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini