Ribut Pembagian Keuntungan Warteg, Wanita Muda di Bekasi Nekat Gantung Diri

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 09 April 2021 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 338 2392179 ribut-pembagian-keuntungan-warteg-wanita-muda-di-bekasi-nekat-gantung-diri-N3ri3Up2f7.jpg TKP wanita muda gantung diri. (Foto: Abdullah M Surjaya)

BEKASI - Sesosok perempuan muda ditemukan tewas gantung diri dalam sebuah kontrakan di Jalan Damar 2 Nomor 43 C RT 01/06, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (9/4/2021). Korban berinisial W (24), ditemukan tewas tergantung oleh suaminya.

Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, W ditemukan tewas gantung diri di pintu kontrakannya sekira pukul 10.00 WIB. Awalnya, suami korban bernama Sudarmono sedang di warteg sambil memotong sayur, tiba-tiba mendengar suara teriakan ibu mertuanya meminta tolong.

”Ibu mertuanya berteriak tolong, langsung suami korban datang menghampiri,” ujar Erna.

Suami korban langsung mendatangi asal teriakan tersebut di rumah kontrakannya. Dia terkejut melihat istrinya dalam posisi tergantung di pintu kamar kontrakan menggunakan tali rafia. Mendapati istrinya gantung diri, suami korban kemudian mencoba melakukan pertolongan.

Baca juga: Depresi, WN Afsel di Bali Gantung Diri di Penginapan

”Suaminya langsung menolong membawa ke rumah sakit. Tapi korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, tidak ditemukan bekas jeratan di leher korban. Suami korban yang dimintai keterangan juga mengaku syok dan tak menyangka atas aksi nekad istrinya tersebut.

Suami korban pun menceritakan permasalahan keluarganya yang diduga menjadi pemicu korban melakukan hal nekad tersebut. Istrinya banyak pikiran dan punya masalah mengenai pembagian hasil penjualan di warteg.

Baca juga: Warga Salatiga Gantung Diri Tinggalkan Surat untuk Anaknya, Ini Isinya

”Kemungkinan pemicunya hal itu,” ucapnya.

Erna menjelaskan, korban sejak kasus itu jadi sering marah-marah. Meski demikian, pihak kepolisian masih akan mendalami kasus ini. Petugas telah melakukan visum terhadap korban dan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi.

”Kami akan dalami lagi untuk memastikan korban tewas gantung diri atau apa maupun penyebab lainya,” tegasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini