Berikut Mahakarya Gubernur DKI, dari Sutiyoso hingga Anies Baswedan

Bima Setiyadi, Koran SI · Minggu 11 April 2021 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 11 338 2392849 berikut-mahakarya-gubernur-dki-dari-sutiyoso-hingga-anies-baswedan-wS1u71NPvh.jpg Simpang Semanggi (foto: istimewa)

JAKARTA - Jakarta, Ibukota Negara yang kerap menjadi barometer pembangunan. Para Gubernur pun memiliki mahakarya pembangunan dalam setiap kepemimpinannya.

Misalnya saja sejak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso hingga Anies Baswedan yang kini memasuki masa empat tahun menjadi orang nomor satu di Ibukota itu.

Dari hasil yang dihimpun dari berbagai sumber, Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos itu terkenal dengan pencetus moda transportasi bus Trasnjakarta. Pria yang mejabat Gubernur DKI dua periode sejak 1997-2007 meluncurkan sistem angkutan massal dengan nama bus TransJakarta atau lebih populer disebut Busway sebagai bagian dari sebuah sistem transportasi baru kota pada 2004 dengan Koridor Blok M-Kota atau koridor I. Setelah sukses dengan Koridor I, pengangkutan massal dikembangkan ke koridor-koridor berikutnya hingga mencapai koridor 7.

Baca juga:  Kurang Setengah Jam, 10.000 Liter Air Terserap di Sumur Resapan Ibu Kota

Keberadaan Busway mulanya ditentang beberapa pihak terutamanya pengguna kendaraan pribadi karena mengurangi satu jalur jalan. Selain itu, pembangunan halte-halte Busway juga mengakibatkan sebagian pepohonan yang berada di pembatas jalan ditebang. Di lain pihak, Busway disambut baik penggunanya karena dianggap lebih nyaman dari angkutan umum sejenis lainnya. pengembangnya pun berlanjut hinga kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan saat ini dengan jumlah koridor sebanyak 13.

Pada Pilkada 2007, Fauzi Bowo terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sutiyoso. Pria yang akrab disapa Foke itu sebelumnya menjabat sebagai wakil Gubernur di era kepemimpinan Sutiyoso. Dalam satu periode memimpin Jakarta, banyak kebijakan Foke yang terlontar tetapi belum terlaksana, seperti proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) dalam Penanggulangan Banjir Jakarta dan Mass Rapdid Trasnit (MRT).

Baca juga:  Begini Uji Coba Sistem Satu Arah di Kawasan Stasiun Gondangdia

Salah satu terobosan Foke yang terealisasi adalah Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casblanca dan (Kampung Melayu-Tanah Abang) dan JLNT Antasari- Blok M. Keduanya dibangun untuk mengatasi kemacetan di area sekitar dan meminimalisir pembangunan MRT yang akhrinya dibangun saat kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) pada 2013. JLNT Casablanca sepanjang 2,3 kilometer memiliki jalur yang berkelok-kelok dan menghabiskan biaya sekitar Rp 840 Miliar. Jalan layang ini mampu menampung 7.200 kendaraan tiap jam dan dapat mengurai kemacetan kendaraan hingga 40% setiap harinya.

Belum rampung pembangunan kedua JLNT, Foke dan wakilnya Priyanto kalah dalam konstelasi politik 2012 oleh pasangan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Akhirnya proyek tersebut diresmikan Jokowi pada 2013 sekaligus mencanangkan jalannya pembangunan proyek MRT Blok M-Bundaran HI. Tak heran jika Jokowi terkenal sebagai orang yang memiliki ide membangun MRT untuk mengurai kemacetan.

Proyek MRT Jakarta dimulai dengan pembangunan jalur MRT Fase I sepanjang ± 16 kilometer dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia yang memiliki 13 stasiun berikut 1 Depo.

Selain itu, Jokowi juga melanjutkan proyek JEDI dengan menormalisasi 13 sungai dan waduk. Rumah susun menjadi solusi utama untuk relokasi dalam jumlah besar. Selama Banjir Jakarta 2013, Warga Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, dan Kali Pakin, misalnya, direlokasi antara lain ke Rumah Susun Pinus Elok, Rumah Susun Marunda, Rumah Susun Tambora, dan lainnya. Dalam merelokasi, Jokowi menggunakan pendekatan humanis, seperti misalnya makan bersama dan sebagainya.

Baca juga:  Kapan Ganjil-Genap di Jakarta Kembali Diberlakukan?

Belum selesai pembangunan yang dilaksanakan, Jokowi sudah tergiur dengan konstelasi Pilpres 2014. Beruntung dia berhasil menanng dan meninggalkan kursinya untuk diwariskan wakilnya, Ahok.

Berbeda dengan Jokowi, Ahok lebih kenal dengan sikapnya yang arogan dalam menertibkan warga di bantaran sungai atau waduk. Alhasil berbagai perlawanan terjadi di beberapa tempat.

Hal yang paling dikenal dalam pembangunan di masa kepemimpinan Ahok adalah pembangunan simpang susun jalan Semanggi. Simpang Susun Semanggi jadi salah satu infrastruktur ikonik di Jakarta. Sebab, bangunannya melingkar di jantung kota Jakarta dan adanya lampu warni-warni yang menyala di malam hari. Tak hanya itu, infrastruktur ikonik karena dibangun tanpa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta tanpa utang.

Jalan sepanjang 1,6 kilometer (km) ini mulai dibangun pada 8 April 2016 dengan total biaya Rp 345,067 miliar. Pembangunan jalan ini sama sekali tidak menggunakan APBD. Berdasarkan catatan Pemprov DKI, proyek ini dibiayai dari dana kompensasi atas kelebihan koefisien luas bangunan (KLB) dari PT Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang, Mori Building Company. KLB merupakan instrumen penataan ruang yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Simpang Susun Semanggi diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Agustus 2017. Jokowi didampingi Gubernur DKI saat itu Djarot Saiful Hidayat, yang menggantikan Ahok karena kasus penistaan agama.

Djarot tidak bisa meneruskan kepemimpinannya pada Pilkada 2017. Dirinya kalah oleh pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno. Dalam kepeimpinanya yang tengah berjalan hampir empat tahun, Anies banyak melakukan terobosan meski kerap berkontoversi.

Misalnya saja pembangunan Jalur Sepeda berikut tugu yang tengah dibangun di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat; Program naturalisasi untuk mengendalikan banjir, program DP 0 Rupiah untuk mengatasi hunian dan sebagainya.

Satu mega proyek yang kini tengah dibangun Anies dan ditargetkan rampung pada tahun ini adalah Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Jakarta Utara. JIS memiliki tribun 3 tingkat, dapat menampung 82.000 penonton, dengan tinggi 85 m, lebar 258 m, panjang 279 m, sepenuhnya sesuai dengan standar FIFA dan standar green building.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini